Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tengah fokus pada upaya menjaga stabilitas harga untuk melindungi daya beli masyarakat.
Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, hal itu penting dilakukan untuk mengantisipasi semakin turunnya angka pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini.
"Kalau di 2024 ini, outlook-nya 3,2%, berarti pertumbuhan ekonomi dunia masih stagnan lemah dan bahkan lebih lemah dibandingkan tahun lalu," ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK III 2024 di Jakarta, Jumat (2/8).
Baca juga : Ada Tekanan Global, Menkeu: Stabilitas Sistem Keuangan RI Masih Terjaga
Ia merujuk pada laporan World Economic Outlook edisi Juli 2024 yang dikeluarkan International Monetary Fund (IMF). Lembaga itu memproyeksikan ekonomi global hanya mampu tumbuh 3,2% pada tahun ini. Pertumbuhan itu melemah dibandingkan pertumbuhan pada 2023 yang mencapai 3,3%.
Proyeksi IMF tersebut, kata Sri Mulyani, harus disikapi pemerintah dengan menjaga daya beli masyarakat. Kebijakan fiskal akan konsentrasi pada upaya itu mengingat konsumsi masih jadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.
"Karena itu, fiskal kebijakan untuk pelaksanaan APBN 2024, terutama dari sisi belanja pemerintah, akan terus difokuskan untuk menjaga stabilitas harga," tambahnya.
Baca juga : Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Gejolak Perekonomian Global
Sejumlah faktor hingga saat ini masih memperlambat pertumbuhan ekonomi global. Mulai dari tingkat pengangguran di Amerika Serikat (AS) pada Juni 2024 yang meningkat, hingga pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang melemah dan tidak mencapai target 5%.
"Permintaan domestik di Tiongkok masih lemah. Di sisi lain, inflasi di Amerika Serikat pada Juni menunjukkan penurunan sejalan dengan menurunnya tekanan harga energi," terang Menkeu.
Dengan situasi tersebut, KSSK yang terdiri dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), memperkuat koordinasi dan sinkronisasi untuk memitigasi dampak negatif dari rambatan ketidakpastian global terhadap perekonomian Indonesia.
"Ke depannya, kita melihat peningkatan aktivitas perekonomian domestik masih akan berlanjut hingga akhir tahun. Tentu ini perlu dijaga dan kita juga akan terus menjalankan program perlindungan sosial," ucap Menkeu. (E-2)
KSSK menegaskan stabilitas sistem keuangan nasional pada triwulan III 2025 tetap terjaga, sekaligus mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi.
Di tengah peningkatan penyaluran kredit, kualitas kredit tetap terjaga, tercermin dari rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 2,22% dan NPL net sebesar 0,84%.
Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengeklaim stabilitas sistem keuangan nasional pada triwulan II 2025 tetap terjaga di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.
Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal III 2024 tetap terjaga di tengah tantangan dan dinamika pasar keuangan global.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa sampai dengan akhir Agustus, belanja negara tercatat Rp1.930,7 triliun atau tumbuh positif Rp15,3%.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Kemendagri menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan sebagai kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan puasa Ramadan.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved