Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT ekonomi energi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Yayan Satyakti memperkirakan harga BBM atau bahan bakar minyak, akan naik bulan depan seiring pelamahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang ambruk di level Rp16.450 per Jumat (21/6). Dia menyebut perhitungan formulasi harga BBM dipengaruhi dua komponen utama yakni nilai tukar dolar AS dan mean of platts Singapore (MOPS) atau acuan harga BBM untuk pasar minyak Asia.
"Jika kita lihat harga rujukan transaksi BBM Indonesia yaitu MOPS, pada Juni ini bergerak di atas rata-rata jika dibandingkan kondisi Mei dan April 2024. BBM bisa naik tergantung suplai dan komponen lain seperti MOPS dan kurs rupiah," ujarnya kepada Media Indonesia, Minggu (23/6).
Yayan menjelaskan berdasarkan laporan The Short-Term Energy Outlook (STEO), harga minyak nentah diprediksikan akan berada di level US$84 per barel untuk tahun ini dan US$85 per barel di 2025. Kebijakan energi AS dikatakan tetap fokus menjaga stabilisasi harga domestik untuk mengendalikan inflasi.
Baca juga : Pertamina Pertahankan Harga BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak Mentah Dunia
"AS akan tetap menjaga kinerja ekonomi sektor riil dan kemungkinan harga dolar akan semakin menguat ke rupiah hingga akhir tahun," ucapnya.
Menurutnya, dengan melemahnya nilai tukar rupiah akan sangat menganggu kinerja ketahanan energi nasional dalam jangka pendek karena selisih kurs yang tinggi. Pasalnya, kenaikan kurs dolar AS akan berdampak pada biaya logistik, sewa kapal hingga kontainer. Dalam sehari, pemerintah mengimpor BBM sebanyak 600 ribu barel.
"Akan ada pembengkakan pembelian impor karena transaksi nilai tukar lebih mahal. Hal ini akan lebih memberatkan keuangan pemerintah," tegasnya.
Baca juga : Di Tengah Depresiasi Rupiah, SMRA Berharap Keberlanjutan Insentif PPN DTP
Dihubungi terpisah, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menuturkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS merupakan komponen penting dalam penentuan harga BBM. Namun, dia belum bisa memastikan apakah pada Juli nanti harga BBM nonsubsidi akan naik atau tidak.
Saat ini kami masih reviu semua komponen tersebut dan pertimbangkan komponen yang ada," kata Irto.
Pada Juni ini, PT Pertamina Patra Niaga memutuskan tidak menaikkan harga pertamax cs, meski harga minyak dunia menunjukkan tren naik dan kurs rupiah melemah. Alasannya, untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas perekonomian. (Z-10)
EKONOM Indef Rizal Taufikurahman, menilai probabilitas pelemahan rupiah di awal perdagangan cukup tinggi seiring meningkatnya konflik Iran-Israel dan Amerika Serikat.
Mata uang rupiah ditutup melemah ke 16.787 per dolar AS (27/2). Ketegangan Iran-AS dan tarif panel surya 104% jadi pemicu utama. Simak ulasan lengkapnya.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.829 per dolar AS pada 24 Februari 2026. Simak analisis penyebab tekanan eksternal dan proyeksi suku bunga The Fed di sini.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Konflik yang semakin memanas antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat tidak hanya menjadi isu politik, tetapi telah memasuki ranah ekonomi global.
Analis ingatkan risiko IHSG tertekan konflik Timur Tengah. Cek prediksi level support, dampak harga minyak, dan strategi investasi sektor komoditas terbaru.
Saham RAJA dan RATU sama-sama milik Happy Hapsoro, tapi punya bisnis dan risiko berbeda. Simak perbedaan RAJA vs RATU sebelum investasi.
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku di berbagai SPBU di Indonesia.
Mengutip laporan dari Deutsche Bank harga minyak mentah dunia bahkan diproyeksikan bisa melonjak hingga US$120 per barel.
PEMERINTAH memastikan tekanan global imbas perang Ira-Israel masih dapat dimitgasi. Gejolak yang terjadi pada perekonomian masih dalam batas aman dan belum mengkhawatirkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved