Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) Adrianto P. Adhi menyuarakan harapannya agar insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100% dapat dilanjutkan. Insentif ini dianggap krusial untuk mendukung pemulihan dan pertumbuhan sektor properti di tengah tantangan ekonomi yang ada.
Adrianto menjelaskan bahwa insentif PPN DTP diberlakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, untuk penyerahan rumah yang berlangsung dari 1 November 2023 hingga 30 Juni 2024, diberikan insentif PPN 100%. Pada tahap kedua, dari Juli hingga Desember 2024, insentif yang diberikan sebesar 50%. Aturan ini berlaku untuk rumah dengan harga jual maksimal Rp5 miliar, dengan dasar pengenaan pajak (DPP) hingga Rp2 miliar.
"Industri properti saat ini menghadapi tantangan serius seperti depresiasi rupiah dan penurunan daya beli konsumen. Oleh karena itu, kelanjutan insentif PPN DTP 100% sangat diperlukan untuk mendukung kemampuan masyarakat dalam membeli properti," ujar Adrianto dalam sebuah paparan publik, Kemarin.
Baca juga : Insentif PPN DTP 100 Persen Berakhir Juni
Insentif PPN DTP juga terbukti mendorong kinerja prapenjualan SMRA. Hingga kuartal pertama 2024, SMRA berhasil mencatat prapenjualan sebesar Rp809 miliar, meningkat 23,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini setara dengan 16,2% dari target prapenjualan tahun 2024 yang dipatok sebesar Rp5 triliun.
Laporan perusahaan menunjukkan bahwa wilayah Jakarta dan sekitarnya menjadi penyumbang terbesar prapenjualan dengan kontribusi 83%. Sementara itu, Bandung dan Makassar masing-masing menyumbang 7%, dan Karawang menyumbang 3%.
Dari sisi tipe produk, segmen rumah tapak mendominasi dengan prapenjualan Rp677 miliar atau 84% dari total prapenjualan. Segmen apartemen dan tanah kavling mencatat Rp54 miliar, ruko sebesar Rp23 miliar, dan segmen perkantoran sekitar Rp2 miliar.
Baca juga : CHL Kebut Pembangunan 36 Hunian di Bio District
Sekretaris Perusahaan Summarecon Jemmy Kusnadi mengungkapkan bahwa pemberlakuan insentif PPN DTP menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kinerja prapenjualan SMRA.
"Insentif PPN DTP yang diberikan pemerintah sangat membantu dalam meningkatkan penjualan produk properti kami, khususnya untuk segmen dengan rentang harga Rp2 miliar hingga Rp5 miliar," jelas Jemmy.
Pada kuartal pertama tahun ini, segmen tersebut meraih penjualan Rp508 miliar atau 64% dari total penjualan kuartal pertama.
Produk dengan harga di atas Rp5 miliar menyumbang Rp153 miliar atau 19% dari total prapenjualan, sedangkan produk dengan harga Rp1 miliar hingga Rp2 miliar meraih penjualan sebesar Rp104 miliar.
Dengan kelanjutan insentif PPN DTP, SMRA optimis dapat terus mendorong pertumbuhan sektor properti dan mencapai target penjualannya di tahun 2024. (Z-10)
Saat ini, pemerintah masih menyusun aturan stimulus melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Airlangga menyebut aturan itu ditargetkan rampung pada Senin (9/2).
Kebijakan pemerintah memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 100% melalui PMK Nomor 90 Tahun 2025 dipandang sebagai stimulus positif.
Cushman & Wakefield memprediksi bahwa sektor properti akan mengalami penguatan yang berkelanjutan pada 2026. Sinar Mas Land menghadirkan program National Sales bertajuk Royal Key.
IHSG mencetak All Time High (ATH) baru di level 8.933,61. Lonjakan harga logam akibat tensi geopolitik AS-Venezuela dan insentif pajak pemerintah jadi pemicu utama.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang insentif pajak pertambahan nilai atau PPN DTP sebesar 100 persen untuk pembelian properti yang berlaku hingga 31 Desember 2027
Stimulus fiskal seperti PPN DTP dan potongan BPHTB dinilai belum mampu dorong penjualan rumah, karena biaya mobilitas dan akses transportasi jadi faktor utama
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved