Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BITCOIN menjadi salah satu aset investasi yang menarik perhatian, salah satunya terkait transparansinya, yakni siapa pun bisa memantau atau menganalisis pergerakan dari aktivitas Bitcoin.
Keunggulan ini tentu bisa membantu investor menentukan strategi investasinya melalui yang disebut analisis on-chain.
Dikutip dari Pintu Academy, analisis on-chain merupakan metode analisis yang membaca informasi dari buku besar atau ledger suatu aset kripto. Hal itu membantu memisahkan nilai spekulatif dari nilai utilitas aset kripto.
Baca juga : Tren Central Bank Digital Currency (CBDC) di Berbagai Negara
Data seperti adopsi pengguna, aktivitas penambang, dan harga saat ini berdasarkan fundamentalnya bisa diperiksa melalui analisis ini.
Analisis on-chain dapat memberikan gambaran lebih mendalam mengenai dinamika pasar kripto. Misalnya, jumlah alamat aktif dan jumlah transaksi dapat menunjukkan potensi kenaikan harga.
Selain itu, Unrealized Profit/Loss, MVRV (Market Value and Realized Value), Puell Multiple, dan Reserve Risk adalah beberapa metrik yang digunakan dalam analisis ini.
Terdapat tiga manfaat penggunaan analisis On-Chain. Pertama memantau pasar untuk membantu memahami supply dan demand. Kedua memprediksi perubahan harga berdasarkan data fundamental. Ketiga, pengambilan keputusan untuk mempermudah keputusan trading dengan informasi yang lebih lengkap.
Untuk melakukan analisis on-chain, trader biasanya menggunakan portal berbayar seperti Glassnode atau Messari. Data dari buku besar aset kripto memberikan informasi transparan yang dapat digunakan untuk analisis mendalam. (Z-1)
Volatilitas pasar adalah ukuran statistik yang menilai seberapa banyak dan seberapa cepat harga sebuah aset, seperti forex atau kripto, berubah dalam periode waktu tertentu.
Harga bitcoin (BTC) jatuh ke level US$60.000 pada Februari 2026. Simak analisis penyebab, dampak likuidasi US$1,8 miliar, dan strategi investasi DCA.
Growth Manager OKX Wallet, Ferry, menyatakan bahwa konsistensi perilisan PoR merupakan bukti stabilitas sistem yang mereka bangun di tengah dinamika pasar kripto.
PASAR aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah bitcoin mengalami koreksi tajam ke kisaran level US$74.000 sebelum akhirnya melakukan rebound ke level US$77.000.
Suntikan modal raksasa ini diproyeksikan untuk mempercepat ekspansi global, khususnya di sektor pembayaran stablecoin dan akuisisi strategis.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat sekitar 72 persen pedagang aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir 2025.
Di antara berbagai aset digital, Bitcoin tetap menempati posisi teratas sebagai instrumen investasi paling populer.
Panduan memilih aplikasi crypto terbaik di Indonesia, tips keamanan, legalitas, biaya trading, likuiditas, dan jumlah aset crypto
Pasar cryptocurrency masih berada dalam fase koreksi seiring dengan gejolak ekonomi global yang dipicu kebijakan tarif era Trump
Untuk menentukan titik support dan resistance, langkah pertama adalah menggambar trendline atau garis diagonal yang menunjukkan tren harga.
Presiden Argentina, Javier Milei, menghadapi desakan pemakzulan setelah mempromosikan cryptocurrency yang kurang dikenal, $LIBRA, yang harganya melonjak lalu anjlok.
Melania Trump telah meluncurkan cryptocurrency bernama $MELANIA menjelang pelantikan suaminya, Donald Trump, sebagai Presiden Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved