Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Aerojasa Cargo (KirimAja) bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama peningkatan layanan logistik terintegrasi. Layanan itu akan bisa dimanfaatkan para anggota Aprindo yang telah memiliki jaringan hingga puluhan ribu gerai ritel di seluruh Indonesia.
Direktur KirimAja Hari Agung Saputra mengaku siap menjadi partner logistik terpercaya untuk aktivitas ekspor maupun impor dengan dukungan penuh dari Garuda Indonesia.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis bagi KirimAja untuk mendukung ekspansi bisnis UMKM Indonesia ke pasar global. Kami yakin dengan pengalaman dan jaringan Aprindo, bersama KirimAja, para UMKM Indonesia akan semakin mudah dalam menjangkau pasar global,” ujar Hari Jakarta, Senin (3/6).
Baca juga : Ninja Xpress Bantu Pelaku UKM Kuasai Pasar Lokal Hingga Global
Ketua Umum Aprindo, Roy Nicholas Mandey, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia berharap para anggota Aprindo semakin mudah dan cepat dalam melakukan kegiatan ekspor maupun impor sehingga dapat meningkatkan daya saing di pasar global.
Sebagai informasi, kerja sama ini diinisiasi sejak keikutsertaan KirimAja pada event China Homelife Indonesia Expo 2024 di Kemayoran beberapa waktu lalu.
"Dengan latar belakang pengalaman kargo udara dan sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group, KirimAja berkomitmen untuk memberikan solusi logistik yang komprehensif dan efisien bagi para anggota Aprindo untuk mendukung pengembangan bisnis bersama, utamanya untuk kebutuhan pengiriman dan pendistribusian barang," tandasnya. (Z-11)
Selain digitalisasi, IPC TPK mulai merancang konsep Hub & Spoke pada terminal-terminal yang dikelola.
Peningkatan volume ini didorong oleh pembukaan layanan baru, baik reguler maupun adhoc, yang memperkuat konektivitas perdagangan.
Klaim sejumlah pejabat tinggi negara bahwa kondisi pascabanjir di Sumatra, tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan realitas di lapangan.
Langkah ekspansi ini dilakukan untuk merespons peran strategis Jawa Timur yang kian melesat sebagai salah satu pusat perdagangan internasional di Indonesia.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) terus mencatatkan tren positif kinerja operasional menjelang akhir tahun 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved