Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBAYARAN digital dan contactless atau nirsentuh mulai meningkat di Indonesia, seperti halnya di banyak negara. Pembayaran nirsetuh semakin marak digunakan di banyak negara sebagai standar pembayaran global.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) berkolaborasi dengan PT Visa Worldwide Indonesia (Visa Indonesia) meningkatkan pemakaian seri kartu debit Visa Contactless Hana Bank yang menggunakan teknologi nirsentuh.
Hal itu ditandai dengan meluncurkan program #Spend2Fly untuk nasabah pemegang kartu debit Visa Contactless atau nirsentuh di Jakarta, Selasa (4/6).
Baca juga : Jawa Barat Bangun Jatinangor sebagai Kota Digital
Program #Spend2Fly ini merupakan program berhadiah utama paket perjalanan wisata (trip) ke Korea Selatan diperuntukkan bagi Nasabah pengguna kartu debit Visa Contactless Hana Bank dan LINE Bank by Hana Bank dengan minimal pembelanjaan sebesar Rp2 juta/bulan untuk transaksi offline di luar negeri dan transaksi online.
Pemenang akan dipilih berdasarkan pembelanjaan tertinggi setiap bulannya, jadi semakin banyak transaksi, semakin besar kesempatan memenangkan hadiah utamanya.
Direktur Utama Hana Bank, Jong Jin Park mengatakan, Hana Bank menyambut baik kolaborasi bersama Visa Indonesia untuk meningkatkan pengalaman Nasabah yang menginginkan layanan pembayaran digital praktis, cepat, dan mudah dalam bertransaksi dengan menggunakan teknologi contactless.
Baca juga : BNI Jaga Momentum Pertumbuhan di Era Digital
“Melalui kampanye “shop, spend and win” kami melihat peluang program #Spend2Fly ini diharapkan dapat memperkuat posisi Hana Bank dalam pasar digital dan meningkatkan kontribusi transaksi kartu debit Visa Contactless hingga 25% pada akhir tahun 2024 dari seluruh total transaksi,” tambah Mr. Park.
Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari mengatakan kolaborasi strategis dengan Hana Bank merupakan salah satu wujud komitmen Visa Indonesia dalam memajukan pembayaran digital dan contactless di Indonesia, seperti yang sudah semakin marak digunakan di banyak negara sebagai standar pembayaran global.
"Melalui penggunaan kartu debit Visa Contactless, masyarakat Indonesia dapat merasakan pengalaman pembayaran yang aman, cepat, dan nyaman, yang didukung oleh teknologi kelas dunia. Nasabah Hana Bank dan LINE Bank juga dapat menikmati berbelanja menggunakan kartu debit Visa Contactless di lebih dari 200 negara dan lebih dari 130 juta merchant di seluruh dunia.” tutup Vira.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Kerugian global akibat kejahatan siber akan menembus US$10,5 triliun pada 2025, menjadikannya salah satu ancaman ekonomi terbesar dunia.
DI tengah era digitalisasi yang terus bergerak cepat, perubahan teknologi memengaruhi setiap aspek kehidupan manusia, termasuk dalam industri pembiayaan.
Kedua sistem ini, QRIS dan Project Nexus, sejatinya bersifat komplementer, bukan saling menggantikan.
Metode pembayaran paylater kini menjadi pilihan favorit bagi banyak orang yang membutuhkan fleksibilitas dalam berbelanja. Sistem ini memungkinkan kamu untuk memenuhi berbagai kebutuhan
PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menegaskan komitmennya terhadap praktik penyaluran dana yang bertanggung jawab.
WSBP melaksanakan pembayaran kepada para kreditur melalui melalui Cash Flow Available for Debt Service (CFADS) tahap 5 pada Selasa, 25 Maret 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved