Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan turut mengomentari rencana pemerintah untuk menaikkan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita. Daniel menilai, apabila HET Minyakita jadi dinaikkan, hal tersebut akan membebani masyarakat dan berpengaruh terhadap inflasi.
"Kasihan masyarakat hidupnya makin susah kalau kebutuhan pokok semuanya dinaikkan. Pasti (juga) pengaruh akan naikkan inflasi," kata Daniel saat dihubungi pada Selasa (28/5).
Apabila HET Minyakita naik, sambung dia, dikhawatirkan nantinya akan berpengaruh terhadap naiknya harga makanan-makanan lain.
Baca juga : Makin Banyak Pedagang Menjual Minyakita di Atas HET yang Ditetapkan
"Sudah pasti akan ada multiplayer effect, makin anjlok daya beli masyarakat," terang Daniel.
Oleh sebab itu, Daniel meminta agar pemerintah menunda terlebih dahulu menaikkan HET Minyakita serta mempertimbangkan secara matang apabila ingin memutuskan untuk menaikkan HET Minyakita.
"Kalau bisa ditunda akan sangat baik, kita minta pemerintah pertimbangkan dengan matang," tukasnya.
Baca juga : Mendag Usul Minyakita Naik Menjadi Rp15.500
Sebelumnya, Peneliti Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia, Eliza Mardian bahwa saat ini pemerintah tidak perlu untuk menaikkan HET, akan tetapi pemerintah harus memperbaiki distribusi komoditas pangan yang harus lebih efisien.
"Fenomena kenaikan harga pangan di Indonesia selain karena kenaikan biaya produksi, itu lebih banyaknya disebabkan asimetris informasi dan distribusi yang tidak efisien. Pemerintah bukannya menyelesaikan persoalan distribusi yang tidak efisien, malah menaikkan HET. Semestinya dicari tau penyebab kenaikannya lalu dicarikan solusinya," terangnya.
Apabila pemerintah selalu menaikkan HET sebagai jalan tengah, sambung dia, maka masyarakat lah yang justru akan semakin terbebani akan naiknya dari harga-harga yang juga akan naik.
"Rakyat kita makin terbebani dengan kenaikan harga-harga pangan yang tidak sebanding dengan kenaikan pendapatannya," ungkap dia.
(Z-9)
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Program Millers for Nutrition ada di 8 negara, 4 di Afrika dan 4 di Asia termasuk Indonesia.Koalisi ini bekerjasama dengan pelaku usaha terutama penggilingan dan refinery.
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan harga Minyakita kembali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
Kemendag terus melakukan pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok Minyakita jelang Nataru
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Harga bahan pokok di Pasar Angso Duo, tercatat daging ayam Rp37.000 per kilogram, daging sapi segar berkisar Rp125.000 hingga Rp140.000 per kilogram.
Komoditas yang memberikan andil deflasi yaitu cabai merah sebesar 0,10 persen, cabai rawit, daging ayam ras, dan bawang merah masing-masing sebesar 0,06 persen.
Penyaluran Minyakita untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok penting bagi masyarakat.
Meski sempat dipengaruhi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi, fluktuasi harga di pasar tradisional dinilai masih wajar dan tidak menimbulkan gejolak signifikan menjelang ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved