Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan turut mengomentari rencana pemerintah untuk menaikkan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita. Daniel menilai, apabila HET Minyakita jadi dinaikkan, hal tersebut akan membebani masyarakat dan berpengaruh terhadap inflasi.
"Kasihan masyarakat hidupnya makin susah kalau kebutuhan pokok semuanya dinaikkan. Pasti (juga) pengaruh akan naikkan inflasi," kata Daniel saat dihubungi pada Selasa (28/5).
Apabila HET Minyakita naik, sambung dia, dikhawatirkan nantinya akan berpengaruh terhadap naiknya harga makanan-makanan lain.
Baca juga : Makin Banyak Pedagang Menjual Minyakita di Atas HET yang Ditetapkan
"Sudah pasti akan ada multiplayer effect, makin anjlok daya beli masyarakat," terang Daniel.
Oleh sebab itu, Daniel meminta agar pemerintah menunda terlebih dahulu menaikkan HET Minyakita serta mempertimbangkan secara matang apabila ingin memutuskan untuk menaikkan HET Minyakita.
"Kalau bisa ditunda akan sangat baik, kita minta pemerintah pertimbangkan dengan matang," tukasnya.
Baca juga : Mendag Usul Minyakita Naik Menjadi Rp15.500
Sebelumnya, Peneliti Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia, Eliza Mardian bahwa saat ini pemerintah tidak perlu untuk menaikkan HET, akan tetapi pemerintah harus memperbaiki distribusi komoditas pangan yang harus lebih efisien.
"Fenomena kenaikan harga pangan di Indonesia selain karena kenaikan biaya produksi, itu lebih banyaknya disebabkan asimetris informasi dan distribusi yang tidak efisien. Pemerintah bukannya menyelesaikan persoalan distribusi yang tidak efisien, malah menaikkan HET. Semestinya dicari tau penyebab kenaikannya lalu dicarikan solusinya," terangnya.
Apabila pemerintah selalu menaikkan HET sebagai jalan tengah, sambung dia, maka masyarakat lah yang justru akan semakin terbebani akan naiknya dari harga-harga yang juga akan naik.
"Rakyat kita makin terbebani dengan kenaikan harga-harga pangan yang tidak sebanding dengan kenaikan pendapatannya," ungkap dia.
(Z-9)
Perum Bulog wilayah Kediri memastikan stok beras dan minyak goreng mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi dan stok crude palm oil (CPO) nasional dalam kondisi aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Beras medium SPHP seharga Rp57.500 kemsan 5 kg, beraskita premium Rp74.000 kemasan 5 kg, minyakkita Rp31 ribu kemasan 2 liter.
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Pantauan di Pasar Aviari Batu Aji, Pasar Mitra Raya Batam Center, dan Pasar Sagulung menunjukkan harga minyak goreng rakyat tersebut masih berada di kisaran Rp16.000 per liter.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) tengah melakukan kajian terhadap kemungkinan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) MinyaKita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved