Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi belum bisa memastikan terkait dengan relaksasi Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium di ritel modern akan diperpanjang atau tidak. Seperti diketahui, Bapanas memperpanjang HET beras premium dari 23 Maret lalu dan akan berakhir pada 24 April mendatang.
"Kalau saya pengennya gini, duduk ngitung sama-sama. ini masih ada waktu kemudian saya akan laporkan ke Kementerian/Lembaga terkait termasuk pak Presiden apa yang paling baik karena dengan harga kemarin yang kalau menurut saya terlalu rendah, itu memang kasian petaninya. Tetapi harus disampaikan juga secara seimbang apabila harga (beras premium) dinaikkan akan berimpact kepada lebih dari 270 juta orang," kata Arief di Jakarta pada Kamis (18/4).
Lebih lanjut, Arief menyebut kontribusi beras di Maret 2024 sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) sampaikan menjadi kontributor utama inflasi, yang mana angka volatile food dari 10% menjadi 10,33%.
Baca juga : Ini Deretan Komoditas Pangan yang Alami Kenaikan Harga
"Ini sebenarnya berkaitan dengan daya beli, berkaitan dengan inflasi. Kita juga harus hati-hati, jangan kita pada saat harga (beras) tinggi kemarin semua teriak-teriak Rp18.000, harga Rp18.000 itu terbentuk karena gabah harganya Rp8.000-Rp8.600," imbuhnya.
Jadi, sambung Arief, masyarakat juga perlu mengetahui bahwa apabila agro input di pertanian naik dan faktor atau variable cost dari pembentuk harga beras atau komoditas pangan lain naik, maka harga dari komoditas itupun akan ikut naik. Hal tersebut menurutnya memang harus disesuaikan agar para petani maupun peternak masih tetap mau beternak dan bertanam.
"Iya jadi kemungkinannya (relaksasi) bisa dilanjutkan, bisa didrop, atau dilakukan review untuk dinaikan, semuanya bisa," ungkap Arief.
Sementara itu, melansir panel harga Bapanas per hari ini (18/4) per pukul 16.10 WIB, harga rata-rata beras premium secara nasional berada di angka Rp15.980 per kilogram. Adapun harga beras premium tertinggi berada di Provinsi Papua Pegunungan yang mencapai Rp25.330 sedangkan harga terendah berada di Provinsi Sumatera Selatan yakni di harga Rp14.340. (Fal/Z-7)
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Harga cabai rawit merah mulai melandai di kisaran Rp60.000 per kg seiring membaiknya cuaca dan panen raya di sentra produksi. Cek update harga terbaru di sini.
APCI memprediksi setelah periode Imlek, harga cabai rawit merah akan bergerak turun secara bertahap.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, mengatakan hasil sidak menunjukkan kondisi harga relatif stabil dan pasokan tersedia.
Tradisi mudik yang memacu mobilitas masyarakat juga perlu disiapkan sejak dini.
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional per 6 Januari 2026, komoditas seperti beras, daging ayam, telur ayam, gula, dan daging sapi masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan.
"Kepada para pelaku usaha pangan, mohon harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah dapat dipedomani, khususnya selama Ramadan sampai Idulfitri."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved