Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA Rabu (17/4), emiten Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatatkan net foreign buy sebesar Rp202 miliar secara total. sementara Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) masih mencetak net foreign sell.
BBRI telah mencatat net foreign sell secara berturut-turut selama 7 hari bursa, sedangkan BMRI sebanyak 11 hari bursa berturut-turut.
Pada perdagangan intraday hari ini, Kamis (18/4), harga saham Big 4 Banks kompak naik dengan BBCA +0,3%, BBNI +1,9%, BBRI +3,8%, dan BMRI +3%.
Baca juga : Sempat Terkoreksi, Saham Produsen Beton BEBS Naik Lagi
Investment Analyst Lead Stockbit Rahmanto Tyas Raharja mengatakan hal ini dapat mengindikasikan bahwa asing mulai tertarik kembali masuk ke saham Big 4 Banks.
"Karenanya, BBRI dan BMRI berpotensi mengakhiri tren net foreign sell berturut-turut yang dialaminya," kata Rahmanto, Kamis (18/4).
Sebelumnya, Big 4 Banks mencatatkan tren net foreign sell secara serempak dan mengalami koreksi harga saham. Koreksi dapat menjadi kesempatan untuk membeli Big 4 Banks dengan valuasi yang lebih wajar. (Z-2)
NAIK kelas menjadi badan usaha milik negara (BUMN), kinerja BSI pada 2025 progresif jauh di atas industri perbankan sekaligus mengubah peta perbankan Indonesia.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Back to Back Loan merupakan program pinjaman yang memungkinkan nasabah memperoleh kredit dengan menjaminkan dana simpanan mereka sendiri di bank yang sama.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum
AFTECH dan Perbanas menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara perbankan dan fintech sebagai langkah krusial dalam memperluas akses kredit nasional.
Menurutnya, pemerintah daerah justru membutuhkan anggaran untuk dibelanjakan untuk pembangunan daerah.
IHSG Bursa Efek Indonesia pada Rabu (11/2/2026) pagi dibuka menguat 21,05 poin atau 0,29 persen. Simak analisis pasar dan pergerakan indeks LQ45 di sini.
IHSG hari ini Selasa (10/2/2026) dibuka melemah tipis namun berbalik melonjak 1% ke level 8.115. Simak analisis MSCI dan pergerakan saham BUMI di sini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal mengalami koreksi pada perdagangan Selasa, 10 Februari 2026.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini pasar modal Indonesia secara jangka menengah-panjang masih sangat prospektif dan menarik bagi investor.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mendesak Presiden Prabowo untuk mengambil langkah kepemimpinan langsung dalam mereformasi sektor keuangan dan fiskal nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved