Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan mengatakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pada H-3 Idul Fitri 1445 H atau Minggu (7/4), naik. Perinciannya, gasoline 3,7%, gasoil 0,6%, dan kerosene 5,5%. Kenaikan tertinggi terjadi pada Pertamax, yakni 70,6%.
“Rerata realisasi harian BBM dibandingkan penjualan normal selama masa Satgas Rafi (Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri) 2024 naik. Pemudik diimbau memastikan kondisi BBM cukup untuk mengantisipasi antrean di perjalanan,” kata Riva, dalam keterangan tertulis, Senin (8/4).
Ia menjelaskan, Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemantauan untuk memastikan BBM tetap aman. Pemantauan dilakukan secara langsung ke lapangan dan juga secara sistem digital melalui Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center (PIEDCC).
Baca juga : Kehabisan Bensin, Motoris Turun Layani Pemudik di Tol Semarang-Solo
"Di PIEDCC kami dapat melihat stok setiap SPBU berikut jadwal pengirimannya, bahkan kami juga dapat memantau SPBU melalui CCTV mereka yang sudah terintegrasi ke sistem Pertamina, semua real time."
Pada H-3 Idul Fitri 1445 H konsumsi BBM seperti Pertalite naik 26,9% dan Pertamax juga bertambah 70,6%. Kenaikan konsumsi hampir terjadi di semua jenis BBM, seperti Pertamax Turbo 33,3%, Dexlite 28,3%, Pertamina Dex 32,2%, dan Kerosene 42,5%. Adapun konsumsi Solar turun 4,1%.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menambahkan pihaknya menyiagakan 1.792 SPBU selama 24 jam, 61 titik Kiosk Pertamina Siaga untuk menyediakan Pertamax/Dex Series, 54 unit motoris di lokasi macet, dan 200 unit mobil tangki.
Kemudian, ada 5.027 agen siaga untuk memasok LPG dan 6 titik Serambi MyPertamina untuk menyediakan layanan kesehatan, nursery room, dan berbagai fasilitas istirahat di jalur mudik. “SPBU di wilayah jalur potensial seperti tol, jalur wisata, dan jalur logistik disiagakan 24 jam,” tandasnya. (RO/J-2)
PT Pertamina resmi menurunkan harga Pertamax dan sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi lainnya mulai 1 Januari 2026.
PT Pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 1 Desember 2025.
Kelangkaan stok bahan bakar minyak (BBM) pertamax series, khususnya pertamax turbo, terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jawa Timur.
Kajian blending mulai dilakukan sejak 2015 dengan mencampur bensin beroktan rendah RON 88 dengan RON 92 hingga menghasilkan Pertalite dengan RON 90.
DIREKTUR Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menjelaskan, penggunaan etanol dalam campuran bensin bukanlah hal baru di Indonesia.
Untuk wilayah DKI Jakarta, harga BBM Pertamax atau RON 92 menjadi Rp12.500 per liter dari yang sebelumnya Rp12.100 liter.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menurunkan harga tiket pesawat selama musim Idul Fitri, Pelita Air menghadirkan diskon tiket hingga 21% untuk seluruh rute domestik.
Mudik Lebaran lebih nyaman dan fleksibel dengan sewa mobil. Simak 7 alasan mengapa pesan sewa mobil jadi solusi praktis untuk perjalanan bersama keluarga.
PT KAI catat penjualan tiket kereta Angkutan Lebaran 2026 mencapai 793.681 tiket per 9 Februari 2026.
Keselamatan pengguna jasa tetap menjadi prioritas tertinggi dalam menyambut arus mudik tahun ini.
Panduan lengkap cara beli tiket kereta Lebaran 2026. Temukan jadwal pemesanan H-45, trik aplikasi Access by KAI, dan solusi jika tiket habis.
Jadwal pembukaan pemesanan tiket pada 25 Januari 2026 untuk keberangkatan 11 Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved