Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tidak terbebani seiring berakhirnya kebijakan restrukturisasi kredit perbankan untuk dampak covid-19 per Minggu, (31/3).
Pasalnya, dalam data OJK, sebanyak 75% dari total debitur penerima stimulus tersebut adalah UMKM. Selama empat tahun implementasi, pemanfaatan stimulus restrukturisasi kredit ini mencapai Rp830,2 triliun, yang diberikan kepada 6,68 juta debitur pada Oktober 2020. Untuk segmen UMKM yang menerima kredit restrukturisasi mencapai 4,96 juta debitur dengan nilai Rp348,8 triliun.
"OJK harus melakukan pemantauan apakah masih banyak pelaku UMKM yang masih kesulitan mengembalikan pinjaman kepada perbankan akibat covid-19," ujar Sarman kepada Media Indonesia, Senin (1/4).
Baca juga : OJK: Restrukturisasi Kredit UMKM Tinggal 3,58 Juta Debitur
Menurutnya, jika ditemukan banyak UMKM yang masih kesulitan memulangkan pinjaman ke perbankan, maka perlu ada kebijakan baru dari pemerintah untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi pelaku usaha, khususnya UMKM.
"Kalau masih banyak UMKM yang memiliki kewajiban kredit ke perbankan, kebijakan ini perlu dievaluasi. Apakah mungkin diberikan ruang khusus bagi pengusaha yang memiliki masalah perbankan akibat dampak covid-19? Supaya usahanya produktif lagi," ucap Sarman.
Stimulus restrukturisasi kredit dinilai amat penting bagi kelangsungan usaha UMKM untuk meningkatkan ekonomi daerah dan nasional.
Baca juga : Bjb Mesra, Skema Pinjaman Tanpa Bunga untuk Usaha Mikro
Pelaku UMKM disebut menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah mencatat di 2021, UMKM berkontribusi lebih dari 60% produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 97%. angkatan kerja.
"Intinya perlu dibuka ruang atau kebijakan untuk mengantisipasi agar pelaku usaha terdampak covid-19 bisa mengembangkan usahanya dan menyerap tenaga kerja yang banyak," pungkasnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede berpandangan berakhirnya kebijakan restrukturisasi kredit perbankan OJK akan berdampak terhadap dunia usaha, mengingat masih terdapat debitur-debitur yang belum pulih dan tercatat masih menggunakan fasilitas ini.
Baca juga : OJK: Kredit Perbankan September 2022 Tumbuh 11%
"Tercatat jumlahnya sebesar Rp 251,2 triliun dari 977 ribu debitur," ungkapnya
Para debitur tersebut, kata Josua, harus meningkatkan persyaratan pengajuan restrukturisasi yang dibutuhkan sejalan dengan bank yang tidak dapat lagi mencatat nasabah-nasabah tersebut seperti pada masa penerapan insentif OJK.
Namun, angka restrukturisasi kredit tersebut dikatakan sudah jauh lebih baik dibandingkan posisi tertingginya pada Oktober 2020 yang mencapai Rp830,2 triliun dan 6,68 juta debitur. (Ins/Z-7)
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih cukup tinggi.
Ia menegaskan Bank Jakarta menyambut peluang penempatan dana berikutnya dari pemerintah pusat.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
HP Inc berencana memangkas hingga 6.000 karyawan secara global hingga 2028 sebagai bagian dari efisiensi dan percepatan adopsi AI.
PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menetapkan dividen tunai sebesar Rp1,5 triliun kepada pemegang saham/negara setelah membukukan kinerja keuangan 2024 yang melesat.
Pergantian direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam RUPSLB pada 15 Oktober 2025 dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi.
CEO BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan, proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh masih terus berlangsung.
Seknas Fitra menyoroti laporan keuangan kuartal I 2025 PT Telkom Indonesia yang mengalami penurunan dari Rp37,4 triliun menjadi Rp36,6 triliun pada kuartal pertama 2025.
BTN siapkan restrukturisasi KPR bagi wartawan di tengah krisis industri media. Program rumah subsidi diluncurkan untuk 1.000 unit, berpeluang naik jadi 3.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved