Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VI DPR RI Mufti Anam mengapresiasi kinerja Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) yang menjadi kontributor terbesar laba Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia menyebut, kontribusi laba yang besar tersebut berkat kerja cerdas pada direksi dari keempat bank tersebut.
"Kami mengapresiasi atas kerja keras dan kerja cerdas panjenengan (Anda,red) semua untuk menghadirkan BUMN Perbankan ini bisa lebih berdampak di tengah masyarakat," ujar Mufti Anam dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Himbara, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (20/3).
Kepada Bank Mandiri, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini mengapresiasi kredit Bank Mandiri yang terus tumbuh signifikan. Demikian juga laba bersih Bank Mandiri yang disebut tumbuh 33,73%.
Baca juga : Legislator Dorong Perbankan Bantu Basmi Rentenir
"Capaian ini menurut kami sangat luar biasa termasuk NIM (net interest margin)-nya juga sangat bagus, Bopo-nya di tengah tadi laba yang meningkat tapi ternyata tetap bisa mengefisiensi operasionalnya," jelasnya.
Sementara itu, Mufti Anam juga mengapresiasi Bank BRI dengan aplikasi BRI Mobile (BRImo) yang tumbuh signifikan dengan 31,6 juta user per Desember 2023.
"Apalagi hari ini tantangan perbankan sejujurnya yang paling utama adalah soal digitalisasi yang ternyata BRI yang katanya bank-nya wong cilik, bank-nya wong gak duwe, bank-nya rakyat kecil, ternyata Bapak mampu untuk bisa beradaptasi dengan teknologi yang Bapak buat ini," imbuhnya.
Baca juga : Monitor Keuangan Perusahaan dengan Mudah Lewat QLola by BRI
Lebih lanjut, untuk BNI (Bank Negara Indonesia) dan BTN (Bank Tabungan Negara), Mufti Anam mengapresiasi kedua bank tersebut yang hingga saat ini masih terus sigap dan responsif hadir di tengah-tengah masyarakat.
"Tentu kami mengapresiasi tim Bapak di bawah cukup sigap dalam respon soal kepentingan-kepentingan rakyat kami di daerah begitu," kata Legislator Dapil Jawa Timur II ini.
(Z-9)
BADAN Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara mulai meninjau ulang atau audit kondisi perusahaan-perusahaan BUMN milik negara.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
Program Mudik Gratis Pelindo 2026 resmi dibuka! Simak cara daftar online di mudikpelindo.id, syarat dokumen, jadwal keberangkatan, hingga rute kota tujuan.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Dugaan pemerasan berkedok wartawan menyerang BUMN dan perusahaan swasta dengan tuduhan laporan keuangan fiktif. Modus ancaman dan intimidasi terungkap.
KOMISI VI DPR RI menyoroti soal reklamasi tambang milik perusahaan BUMN sebagai bagian dari tanggung jawab strategis korporasi negara dalam menjaga keberlanjutan lingkungan
Anggota Komisi VI DPR Rivqy Abdul Halim mengatakan BP BUMN sebaiknya punya kewenangan untuk menolak atau menyetujui rencana kerja Danantara.
Mufti Aimah Nurul Anam kritik rencana pajak amplop nikah dan pajak digital. Ia nilai kebijakan makin menekan rakyat dan pertanyakan kinerja Danantara kelola dividen.
Video yang dibagikan oleh akun @ZulkifliLubis69 Itu memperlihatkan anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menandatangani berkas dalam map dan menerima amplop saat rapat dengan Pertamina
WAKIL Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade mengungkapkan bahwa mayoritas fraksi Komisi VI bersepakat bahwa tidak perlu untuk membentuk panitia kerja (Panja) dalam kasus korupsi Pertamina.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Darmadi Durianto mengatakan akan mencari solusi soal polemik penghentian ekspor minyak jelantah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved