Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Industri Minuman Ringan (Asrim) mengungkapkan penjualan industri minuman ringan tumbuh 3,1% year-on-year (yoy) pada 2023. Ini didorong oleh permintaan produk air mineral dalam kemasan (AMDK).
Ketua Umum Asrim Triyono Prijosoesilo menyatakan bahwa pertumbuhan penjualan minuman ringan masih stagnan. Ini disebabkan industri masih dalam proses pemulihan daya beli konsumen pascapandemi covid-19.
"Secara garis besar 2022-2023 ada pertumbuhan 3,1% kalau total, tetapi penyumbang utama dari pertumbuhan itu hanya AMDK. Kalau kita keluarkan AMDK, pertumbuhan industri -2,6%," ujar Triyono dalam di Jakarta pada Rabu (13/3).
Baca juga : Butuh 0,25% untuk Capai Target Pertumbuhan 5,3% di 2023
Hal tersebut, sambungnya, menjadi tantangan karena secara industri dengan mengandalkan satu kategori menandakan bahwa industri tersebut belum berkelanjutan. "Struktur industrinya masih belum kuat karena masih bergantung pada satu kategori. Idealnya kategori-kategori lain bisa tumbuh, nyatanya tidak. Ini menjadi tantangan bagi kami," papar dia.
Kemudian ia menegaskan bahwa penjualan industri minuman siap saji dari 2015-2022 selalu berada di angka yang stagnan, yakni 8 miliar liter per tahun. Namun pada masa covid-19 terjadi penurunan sampai 6,7 miliar liter per tahun.
"Yang mesti dilihat yaitu compunded annual growth rate (CAGR) industri 3 tahun terakhir dari 2022. Pertumbuhan pendapatan nol. Artinya, industri tidak ada pertumbuhan. Dan ini menjadi masukan bagi kita semua sebagai pelaku usaha industri minuman," imbuhnya.
Baca juga : Penjualan Ritel dan Harga Produsen AS Catat Penurunan di Oktober
Di sisi lain, dirinya menuturkan bahwa tantangan utama dalam pertumbuhan industri ini ada pada konsumsi rumah tangga yang masih melambat. Pada kuartal IV di 2023, misalnya, konsumsi hanya bergerak di angka 4,7% secara tahunan.
"Hal ini berimbas terhadap menurunnya daya beli masyarakat. Fokus konsumen tersita oleh kebutuhan primer," tegas dia.
Selain itu, masalah geopolitik yang berimbas pada biaya logistik dan supply chain, kemarau berkepanjangan, dan laju inflasi yang cukup tinggi juga menjadi tantangan bagi industri di tahun ini.
Namun, ia optimistis tahun ini menjadi kebangkitan industri kembali.
"Kami melihat 2024 kesempatan untuk rebound karena covid-19 sudah lewat dan orang-orang sudah bebas. Memang ada sedikit tantangan karena ada pilpres sehingga sedikit membuat kami berpikir ke depan bagaimana policy-nya," pungkasnya. (Z-2)
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
Sejumlah proyek percontohan microgrid terintegrasi berbasis PLTS disiapkan untuk area yang membutuhkan pasokan listrik besar tetapi masih terkendala akses jaringan listrik.
Tantangan terbesar freelancer saat ini bukan sekadar soal keahlian teknis, melainkan kemampuan beradaptasi.
AI telah berevolusi dari teknologi pendukung menjadi fondasi strategis dalam membangun daya saing brand.
Nama Michael Wisnu Wardhana mendadak menjadi perbincangan nasional setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran besar di Gedung Terra Drone.
Selain dari sinar matahari, asupan melalui minuman adalah cara praktis untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.
Uji coba sistem guna ulang (reusable) untuk kemasan makanan dan minuman yang dilaksanakan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI dan Universitas Paramadina
Ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang kurang matang hingga minuman dengan kandungan kafein.
Sejumlah daerah di Indonesia sedang mengalami cuaca panas yang menyengat. Kondisi ini tak jarang membuat sebagian orang lebih rentan terserang migrain atau sakit kepala sebelah.
Expo Kemandirian Pesantren di Lapangan Merdeka Wajo dalam rangkaian Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional ke-1 Tahun 2025
kelompok usia Gen Z sangat jarang mengonsumsi buah dan sayuran. Berdasarkan Survei Kesehatan Nasional (SKI) 2023 menemukan bahwa konsumsi buah dan sayur
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved