Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN monitoring Sistem Pantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang dilakukan di 649 pasar, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melihat bahwa beberapa harga beras medium di pasar inti beras mengalami penurunan, khususnya pasar induk di Johar Karawang maupun Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).
"Untuk di region A ini 6,6%, kemudian di region B ini sekitar 10,9% dari hampir 11%. Nah kemudian ada di Region C meliputi daerah Maluku dan Papua ini sudah mulai penurunan," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Isy Karim di Forum Merdeka Barat, Senin (4/3).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa distribusi beras dari pasar induk menuju pasar tradisional memerlukan waktu sehingga penurunan harga di pasar tradisional tidak bisa dibarengi dengan penurunan harga beras di pasar induk.
Baca juga : Pedagang Diminta tidak Jual Beras SPHP di Marketplace
"Sehingga di pasar induknya kemarin sudah mengalami penurunan pas Pak Presiden juga berkunjung ke pasar Cipinang, kemudian hari berikutnya melakukan kunjungan ke Pasar Johar di Karawang itu memang sudah mengalami penurunan semenjak dibanjiri dengan beras cadangan pemerintah. Khusus untuk retailnya di general trade di pasar tradisional memang belum mengalami penurunan, hanya sudah kenaikannya dibanding kenaikan yang sebelumnya itu sudah mulai turun kenaikannya, kalau kenaikan sebelumnya lebih tinggi ini sudah mulai lebih turun lagi," ujar dia.
Kemudian, untuk beras premium Isy mengakui bahwa belum terlihat adanya penurunan harga. Hal tersebut disebabkan pasokan beras premium yang terhambat karena adanya pergeseran musim panen.
"Karena beras premium ini rata-rata beras dari lokal Indonesia, sedangkan yang dibanjiri itu beras impor dalam rangka cadangan beras pemerintah (CBP) yang tahun 2024 ini sudah ditetapkan akan dilakukan importasi sebanyak 2 juta ton. Kemudian ditambah lagi sebanyak 1,6 juta ton dalam rangka pengamanan pemerintah mempunyai CBP yang aman untuk memenuhi stok secara nasional," ungkap dia. (Fal/Z-7)
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
Selain daging ayam, harga cabai merah dan daging sapi di Kota Medan juga tercatat mengalami kenaikan pada awal Februari.
Kebutuhan bahan pokok merangkak mulai naik cabai merah dijual Rp88 ribu perkg, cabai rawit Rp72 ribu, cabai keriting Rp66 ribu, cabai japlak Rp87 ribu
JELANG Ramadan harga cabai merah, telur, beras, daging ayam, sayuran di sejumlah pasar tradisional merangkak naik hingga banyak para pembeli mengeluh.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Kenaikan harga di pasar tradisional terjadi pada telur, daging ayam, bawang merah, bawang putih, daging sapi, beras premium dan sayuran
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved