Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) tidak akan segan memberikan insentif bagi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Hal itu dilakukan guna meningkatkan produksi dan mendukung program percepatan kendaraan listrik di Indonesia.
"Kita enggak main-main untuk mobil listrik, support habis-habisan berbagai macam insentif," kata Analis Kebijakan Ahli Madya Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Rustam Effendi di Jakarta pada Jumat (1/3). Beberapa insentif yang diberikan pemerintah antara lain insentif bea masuk sebesar 0% dan PPnBM 0% untuk CBU dengan persyaratan bank garansi dan komitmen produksi 1:1 sesuai dengan nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam roadmap.
Kemudian, insentif bea masuk sebesar 0% dan PPnBM 0% untuk CKD di bawah nilai TKDN sesuai roadmap sesuai dengan persyaratan bank garansi dan komitmen produksi sesuai dengan roadmap. Ada pula insentif PPnBM bagi mobil listrik dengan TKDN kurang lebih dari 40% mendapatkan PPnBM sebesar 0% dan atau pajak penjualan barang mewah (PPnBM) ditanggung pemerintah 15%.
Baca juga : Insentif Perumahan pada 2023-2024 Capai Rp3,7 Triliun
"Itu bukan main-main. Artinya pada waktu harga kendaraan listrik 150% dibandingkan mobil konvensional memang yang paling layak mobil penumpang. Dengan harga EV (electrical vehicle) 150% secara global ditambah bea masuk ditambah menjadi basis ditambah 15%, itu sebenarnya sudah cukup untuk berpikir bahwa investasi di Indonesia sangat menguntungkan," terang dia.
Hal tersebut, lanjut dia, telah dibuktikan oleh dua industri Wuling dan Hyundai. Kedua industri otomotif tersebut sudah berinvestasi dan menunjukkan antusias luar biasa.
Insentif lain yang diberikan oleh pemerintah ialah pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah 10%. Bahkan pemerintah juga melakukan pembebasan atau pengurangan pajak lain, baik dari pusat maupun daerah.
Baca juga : Gaji ASN Naik di 2024, Pagu Anggaran Kemenkeu Naik Rp3,7 Triliun
Merespons hal tersebut, anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mulyanto menyatakan bahwa pemerintah harus terus mengkaji sistem insentif yang paling tepat untuk mendorong minat masyarakat menggunakan kendaraan listrik. "Pemerintah mesti kreatif. Kalau menurut saya, infrastruktur kendaraan listrik ini yang harus dibenahi lebih dulu," ujar Mulyanto.
Dengan begitu, sambung dia, masyarakat benar-benar dimudahkan dalam penggunaan kendaraan listrik. "Seperti sistem charging tetutama di jalan maupun rumah. Kemudian perawatan dan suku cadang, baru insentif harga," ungkapnya.
Bila kendaraan listrik ini dirasa bermanfaat, menguntungkan, mudah, dan nyaman bagi masyarakat tentu mereka akan ikut serta beralih ke kendaraan listrik. "Saya teringat kasus mobil berbahan bakar gas alam yang dulu digalakkan dan kini hilang. Penyebabnya karena infrastrukturnya terbatas, sehingga merepotkan dan akhirnya tidak diminati masyarakat," pungkasnya. (Z-2)
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
Kewenangan penuh untuk mensimulasikan mekanisme aturan ada di tangan DPR bersama pemerintah selaku pembentuk undang-undang.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Yulisman menilai kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) satu tahun sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola sektor pertambangan.
Pemerintah Kota Bandung berupaya menggeser status kawasan Kebun Binatang Bandung dari konservasi menjadi ruang terbuka hijau tanpa fondasi hukum.
Komisi XI DPR RI segera menyelenggarakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon deputi gubernur Bank Indonesia (BI).
MK menegaskan bahwa wartawan tidak dapat langsung digugat secara perdata maupun pidana atas karya jurnalistiknya, sepanjang karya tersebut merupakan produk jurnalistik.
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Pemkab Bekasi menetapkan pelebaran Jalan Raya Pilar-Sukatani sebagai prioritas 2026. Anggaran ratusan miliar disiapkan untuk pembebasan lahan demi mengurai kemacetan kronis.
Menutup tahun 2025, Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) melihat perjalanan kawasan industri sebagai cermin dinamika ekonomi Indonesia yang terus bergerak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved