Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH meyakini angka inflasi Indonesia akan tetap terkendali dan terjaga sesuai dengan target yang ditetapkan kisaran 2,5%-3,5% di tahun ini. Pengambil kebijakan optimistis angka inflasi hingga tutup tahun ini paling tinggi ada di angka 2,8%.
"Kita yakin masih akan terkendali inflasi. Umumnya sepanjang tahun perkiraan kita sekarang di angka 2,8% paling tinggi. Artinya, ini masih jauh dari 3%. Hanya sekarang volatile food dominan beras dan kawan-kawannya. Dengan pasokan terpenuhi dan harga turun, kita yakin inflasi volatile food bulan ini juga akan turun," ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso saat dijumpai di kantornya, Jakarta, Jumat (1/3).
Prakiraan inflasi tertinggi di angka 2,8%, lanjutnya, telah memasukkan keadaan saat ini yang banyak dipicu oleh kenaikan harga-harga pangan atau komponen harga bergejolak. Susiwijono mengatakan kenaikan inflasi harga bergejolak banyak disebabkan oleh kenaikan harga beras dalam beberapa bulan terakhir dampak El Nino.
Baca juga : Harga Beras Naik di 28 Provinsi, Indonesia Alami Inflasi 0,04%
Namun karena panen raya diperkirakan terjadi pada Maret dan April 2024, Susi, sapaan karib Susiwijono, menilai harga beras akan turun dan berimplikasi pada pelandaian inflasi harga pangan. Karenanya, ia meyakini tingkat inflasi pangan akan berangsur turun dan menarik tingkat inflasi umum ke angka yang lebih rendah.
"Jadi inflasi kita antisipasi sudah memperhitungkan volatile food yang tinggi. Tren sepanjang tahun kita yakin bisa terkendali," jelasnya.
Adapun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi umum pada Februari 2024 berada di angka 2,75% secara tahunan (year on year/yoy). Kenaikan inflasi tahunan itu banyak dikontribusikan oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi 6,36% (yoy) dan memberikan andil pada inflasi umum sebesar 1,79% (yoy).
Baca juga : Beras Jadi Penyebab Inflasi Tinggi Sepanjang Februari 2024
Adapun komoditas yang dominan menyumbang inflasi dari kelompok pengeluaran tersebut ialah beras, cabai merah, bawang putih, tomat, telur ayam ras, daging ayam ras, gula pasir, kopi bubuk, air kemasan, sigaret kretek tangan (SKT), sigaret kretek mesin (SKM), dan sigaret putih mesin (SPM). Adapun tingkat inflasi umum secara tahunan itu tak terlepas dari realisasi inflasi secara bulanan (month to month/mtm) yang tercatat mengalami peningkatan.
BPS mencatat tingkat inflasi di bulan kedua tahun ini berada di angka 0,37% (mtm) atau naik dari bulan sebelumnya di angka 0,04% (mtm). Hampir serupa dengan inflasi tahunan, komoditas utama yang menyebabkan kenaikan inflasi bulanan ialah beras, cabai merah, telur ayam ras, daging ayam ras, kentang, minyak goreng, dan sigaret kretek mesin (SKM).
Sementara dari sisi komponen, komponen harga bergejolak mengalami inflasi sebesar 1,53% (mtm) dengan andil inflasi sebesar 0,25% (mtm). Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi komponen harga bergejolak ialah beras, cabai merah, telur ayam ras, daging ayam ras, dan kentang. (Z-2)
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved