Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMPAI dengan hari ini harga beras masih tak kunjung turun, padahal berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah mulai dari mengimpor beras sampai dengan mengadakan operasi pasar murah. Dari operasi pasar tersebut, tak sedikit warga yang rela untuk antre selama berjam-jam, bahkan sampai pingsan karena kelelahan menunggu antrean tersebut.
Merespon hal tersebut Peneliti Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia Eliza Mardian mengatakan bahwa seharusnya pemerintah memperluas titik operasi pasar, sehingga mengurangi kepadatan antrean warga.
"Operasi pasar mestinya di design selayaknya untuk pembagian bansos sehingga tidak menimbulkan antrean," kata Eliza saat dihubungi pada Jumat (1/3).
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa saat ini, harga gabah kering panen (GKP) sudah berangsur turun, namun tidak diikuti dengan harga beras yang juga ikut turun. Bahkan, Eliza menyebut bahwa panen raya yang akan jatuh pada bulan ini pun tak kunjung bisa memberikan penurunan yang signifikan terhadap harga beras.
"Harga beras belum tentu turun langsung ketika panen raya. Biasanya ada lag sekitar 3 minggu sampai 1 bulan baru berdampak ke penurunan harga beras. Turun tipis tapi tidak signifikan," ungkap dia. (Z-10)
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
TPID DIY dan Bupati Gunungkidul pantau harga sembako di Pasar Semin. Cabai rawit merah tembus Rp80.000. Simak skenario intervensi dan daftar harga terbaru.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara memerketat pengawasan harga dan menggencarkan operasi pasar menjelang Idulfitri 2026.
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved