Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENURUNAN pesanan dari konsumen disebut menjadi alasan utama produsen ban PT Hung-A Indonesia bakal menutup pabriknya pada 1 Februari 2024. Setidaknya 1.500 orang karyawan terdampak dari gulung tikarnya pabrik di Cikarang, Jawa Barat itu.
Hal itu diungkapkan Direktur Kelembagaan dan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Heru Widianto kepada Media Indonesia.
"Betul, alasan perusahaan tutup karena order pesanan berkurang drastis," ujarnya saat dihubungi, Kamis (18/1).
Baca juga : LPKR Fokus Peremajaan Ruang Terbuka Hijau
Heru mengatakan, pihak dari PT Hung-A Indonesia telah melakukan komunikasi dengan para pekerjanya perihal penutupan pabrik tersebut. Disebutkan, para pekerja akan memerima segala hak-haknya.
"Pengusaha dan pekerja telah melakukan komunikasi terkait dengan hak-hak pekerja yang akan didapat. (Dari pemerimtah), Kita menyiapkan program jaminan kehilangan pekerjan (bagi karyawan terdampak penutupan pabrik)," tutur Heru.
Baca juga : Update Devisa Hasil Ekspor, BI : Ada US$2,2 Miliar di Term Deposit 18 Bank
Kabar penutupan Pabrik ban milik PT Hung-A Indonesia sebelumnya diungkapkan oleh Ketua Serikat Pekerja Logam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPL FSPMI) Kabupaten/Kota Bekasi Sarino.
Dia mengatakan, serikat pekerja dan perusahaan masih dalam tahap pengajuan perundingan untuk hak-hak karyawan yang terdampak.
"Betul, PT Hung-A akan ditutup pada 1 Februari 2024 dan untuk seluruh karyawan dirumahkan sejak 16 Januari 2024. Setidaknya ada 1.500-an pekerja terdampak," kata Sarino. (Z-5)
Sebagai satu-satunya titik kontak antara kendaraan dengan permukaan jalan, kondisi ban sangat menentukan faktor keselamatan, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem.
Faktor borosnya konsumsi bahan bakar dari setiap kendaraan tidak hanya disebabkan oleh cara berkendara saja, melainkan modifikasi di berbagai bagian juga turut memengaruhi.
Masalah yang paling sering ditemui pada kendaraan logistik di antaranya kaki-kaki dan ban.
Ban Westlake, melalui fasilitas manufakturnya, PT Matahari Tire Indonesia (MTI) yang berlokasi di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, memperkerjakan sedikitnya 1.800 orang.
Ban 27.00R49 XD Grip sebagai bintang utama dengan daya cengkeram tinggi, ketahanan terhadap beban ekstrem, dan durabilitas di lingkungan tambang yang keras.
Ketua III GAIKINDO sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran GIIAS Rizwan Alamsjah menyampaikan, kehadiran peserta industri pendukung bukan sekadar pelengkap.
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi atas peresmian pabrik VinFast yang dilaksanakan tepat waktu.
pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 300.000 unit kendaraan listrik per tahun,
PERMINTAAN global terhadap praktik produksi berkelanjutan terus meningkat. Karenanya, instalasi panel surya dipasang pada pabrik Aneka Rimba Indonusa di Gresik, Jawa Timur.
Pembangunan pabrik memasuki tahap lanjutan dengan kesiapan infrastruktur yang terus dikejar.
Perusahaan-perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat dan Jerman bakal bangun pabrik semikonduktor di Pulau Galang, Kepulauan Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved