Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengkritisi kinerja Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang cawe-cawe dalam proyek tanggul laut raksasa atau giant sea wall di kawasan pesisir pantai utara (pantura) Pulau Jawa.
Bhima menegaskan seharusnya Menhan tidak menyimpang dalam menjalankan program kerja utamanya. Pasalnya, proyek giant sea wall itu dinilai tidak berkaitan dengan aspek pertahanan negara.
Seperti diketahui, Prabowo mengakui mendukung proyek tersebut. Ia menggagas Seminar Nasional Strategi Perlindungan Kawasan Pulau Jawa, Melalui Pembangunan Tanggul Pantai Dan Tanggul Laut (Giant Sea Wall) di Jakarta, Rabu (10/1). Acara ini digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian.
Baca juga : Kemenko Perekonomian Sosialisasikan Capaian Sewindu PSN
"Kalau dia kapasitasnya sebagai menhan, pekerjaan utama menyangkut isu-isu pertahanan. Jangan terlalu melenceng jauh terkait keterlibatan dalam satu proyek," tegas Bhima saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (10/1).
Menurutnya, pembangunan giant sea wall bisa ditangani dengan kementerian/lembaga terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Bhima mengatakan dengan Prabowo ikut campur dalam pembangunan proyek strategis nasional (PSN) itu, mencerminkan tidak adanya fokus untuk menyelesaikan pekerjaan utama sebagai menhan.
"Di awal menjabat juga, menhan mengurusi soal food estate. Ini kan tidak sesuai tugas utama dia. Publik pun akan menilai kinerja menteri-menteri yang bekerja di luar tugas pokok dan fungsi (tupoksi)," ucap ekonom tersebut.
Baca juga : Dirjen KKP Tinjau Perkembangan Pesanan Senapan Mesin dari Pindad
Di tahun politik, Bhima mendesak menteri-menteri kabinet Indonesia Maju yang terlibat dalam Pemilu 2024 untuk bisa mengajukan cuti terlebih dahulu. Hal ini agar tidak menyelewengkan fasilitas negara saat berkampanye.
"Saat ini beberapa menteri sibuk akrobat kampanye. Jangan sampai ada penunggang politik di pemerintahan sekarang," pungkasnya. (Ins/Z-7)
Baca juga : Menko Airlangga Jelaskan Beberapa Proyek Strategis Nasional Dihentikan
Pengamat menilai pemotongan gaji pejabat dan WFH hanya simbolik. Pemerintah diminta fokus pada efisiensi anggaran besar seperti birokrasi dan proyek non-prioritas.
Presiden Prabowo Subianto manfaatkan momen Idul Fitri untuk berkomunikasi dengan masyarakat dan sejumlah negara muslim.
PKS mendukung Presiden Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina saat meningkatnya konflik Timur Tengah Iran, Amerika Serikat, iran, dan israel
PRESIDEN Prabowo Subianto membuka kemungkinan penggunaan energi nuklir sebagai pembangkit listrik di Indonesia, meski menekankan keputusan akhir tetap bergantung pada kajian para ahli.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak memiliki komitmen finansial dalam skema iuran Board of Peace atau BoP, peluang kontribusi dalam bentuk lain seperti pasukan perdamaian
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong percepatan pembentukan koperasi desa sebagai solusi untuk memutus ketergantungan petani pada pinjaman berbunga tinggi dari rentenir.
HARI Raya Idulfitri identik dengan ketupat. Simak tradisi makan ketupat Lebaran di Pantura, makna simboliknya, dan bagaimana budaya ini mempererat silaturahmi keluarga.
Cek jadwal lengkap dan rute one way nasional mudik Lebaran 2026 mulai KM 70 Cikatama hingga KM 414 Kalikangkung yang resmi berlaku hari ini, 18 Maret 2026.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 13 Maret 2026, daerah Pantura Jawa Tengah berpeluang diguyur hujan ringan-sedang disertai air laut pasang (rob) di perairan utara.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan jalur Pantai Utara (Pantura) wilayah barat bebas lubang sebelum arus mudik Lebaran 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved