Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT tahun politik 2024, prospek sektor properti diyakini akan tetap membaik. Meski investor ataupun perusahaan sebelumnya masih bersikap wait and see dalam mengambil keputusan, sejumlah segmen properti diproyeksi akan tetap tumbuh.
Hal itu seiring pertumbuhan perekonomian nasional, apalagi sektor properti menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, Kiprah serta rekam jejak yang baik dari pengembang, bisa menjadi jaminan kualitas produk properti yang dibangun, sehingga mendapat kepercayaan dari konsumen properti.
Melihat sinyalemen positif itu, pengembang PT Purinusa Jayakusuma mengembangkan Purinusa Kembangan di Jakarta Barat di akhir 2023.
Baca juga : Tingginya Harga Tanah di Jakarta, Bintaro Jaya Beri Solusi Melalui Botanica Aralia
Managing Director Purinusa Group Christine Rai Santoso mengatakan, Purinusa Kembangan merupakan proyek lanjutan dari pengembangan kawasan properti yang telah dilakukan di sejumlah daerah.
Sebelumnya, Purinusa Group telah sukses mengembangkan proyek perumahan seperti Monte Vista & Nuansa Asri Laladon (Bogor), Purinusa Asri Serua (Depok), Binong 1 Residence -Karawaci (Tangerang), Puri Permai 1 - 5 di Tigaraksa (Tangerang) dan Aryana Karawaci (Tangerang).
"Selama 30 tahun lebih kiprah kami di bisnis properti selalu mendorong inovasi dan kerja keras untuk mewujudkan komitmen yang telah dijalankan selama ini. Inovasi yang kami wujudkan dalam bentuk produk-produk properti berkualitas akan terus dihadirkan untuk memenuhi ekspektasi masyarakat," ujar Christine.
Baca juga : Ini Lima Faktor yang Perlu Diperhatikan Pengembang saat Bangun Hunian Eksklusif
Hingga saat ini, tambah Christine Rai Santoso, Purinusa Group telah berhasil memasarkan 20 ribuan unit rumah yang tersebar di 11 proyek perumahan serta area komersial.
Untuk tingkat hunian sendiri, Purinusa Group telah melakukan serah terima lebih dari 95% unit terjual.
“Data ini menunjukkan bahwa seluruh proyek kami berada di lokasi strategis dengan produk dan daya serap pasar yang tepat,” ujarnya.
Baca juga : PutaNutu Resort Residence, Rumah Bergaya Resort dengan Harga Cuma Rp400 Jutaan
Purinusa Kembangan dibangun diatas lahan seluas 6 ribu meter persegi dengan konsep perumahan modern dan premium yang menawarkan 49 unit hunian eksklusif berdesain minimalis dengan teknologi mutakhir.
“Purinusa Kembangan lokasinya sangat unggul karena dikelilingi berbagai fasilitas, seperti sarana pendidikan, fasilitas olahraga, pusat belanja yang berada dalam radius 10 sampai 15 menit. Kami memaksimalkan efisiensi dan kenyamanan penghuni kawasan,” papar Andre Utama, Chief Marketing Officer Purinusa Kembangan.
Andre Utama menjelaskan, untuk tahap awal Purinusa Kembangan, Jakarta Barat akan dibangun 49 unit, yang akan dilakukan dalam dua fase pengembangan.
Baca juga : Menyusul Sukses Penjualan Perdana, CitraGarden Bintaro Gelar Groundbreaking Proyek
Untuk fase pertama, kata dia, akan dibangun sebanyak 25 unit rumah. Dua tipe unit dibangun, yakni 19 unit dua lantai dan 6 unit 3 lantai dengan luas tanah mulai 60 sampai 250 meter persegi dan luas bangunan 100 sampai 140 meter persegi.
“Rumah-rumah di fase pertama kami pasarkan dengan harga mulai dari Rp2,2– 3,6 miliaran. Kami targetkan sold out pada kuartal kedua 2024,” ujar Andre Utama.
Sementara, untuk fase kedua akan dibangun 24 unit dengan tipe hunian 2 lantai dan 3 lantai dengan luas tanah dan bangunan yang kurang lebih sama
Baca juga : Bangun Mal di Kawasan SouthCity, 2 Pengembang Besar Ini Berinvestasi hingga Rp1 Triliun
“Untuk fase kedua ini kita targetkan terjual habis di kuartal 4 tahun 2024,” pungkasnya.
Untuk memberi kemudahan konsumen pembeli, sekaligus bersiap untuk memanfaatkan momentum DPT PPN tahun 2024, Purinusa Group telah menggandeng 14 bank dalam proses PKS sebagai upaya menyediakan fasilitas pembiayaan KPR.
Andre Utama memaparkan, kerja sama dengan perbankan diharapkan akan semakin memudahkan konsumen dalam mengakses pembiayaan pada proyek-proyek Purinusa Group dan akan mendorong penjualan lebih masif.
Baca juga : Citra Swarna Targetkan Pendapatan Rp1,7 Triliun Tahun Ini
Purinusa Kembangan akan mulai dipasarkan pada awal 2024. (Z-5)
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
PEREKONOMIAN DKI Jakarta mencatatkan akselerasi pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved