Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan setoran dividen BUMN di tahun depan sebesar Rp85,4 triliun. Jumlah ini lebih besar dibanding capaian setoran dividen BUMN per 12 Desember 2023 dengan nilai Rp81,5 triliun.
Ia meramalkan holding dan subholding perusahaan pelat merah akan terus menunjukkan kinerja yang positif ke depannya.
"Di tahun depan kita coba di angka Rp85,4 triliun. Artinya akan semakin banyak holding dan subholding yang memberikan kontribusi baik," ujar Erick saat konferensi pers di Kantor BUMN, Selasa (19/12).
Baca juga : Erick Thohir Sebut Penyelewengan Dapen BUMN Bisa Lebih dari Rp300 Miliar
Dengan target memberikan dividen yang besar ke negara, perusahaan-perusahaan BUMN dituntut berstatus sehat. Salah satunya melalui proses restrukturisasi.
Erick mencontohkan seperti keberhasilan holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III dan Garuda Indonesia dalam merestrukturisasi utang mempengaruhi kinerja BUMN secara umum.
"Seperti PTPN dan Garuda, mereka kan habis restrukturisasi tapi sudah mencetak konsolidasi laba," ucapnya.
Baca juga : Erick Thohir Targetkan Dividen Rp80,2 Triliun Pada 2024
Namun demikian, Erick memperkirakan laba perusahaan secara konsolidasi di tahun ini akan menurun dibanding capaian 2022. Laba BUMN di 2022 mencapai Rp254 triliun tanpa restrukturisasi yang sebesar Rp55,7 triliun.
"Karena ada restrukturisasi dan tekanan harga komoditas, total profit di tahun ini saya rasa tidak bisa apple to apple dengan sebelumnya," imbuh Menteri BUMN. (Z-4)
Baca juga : Transformasi BUMN Berbasis Harmoni Terbukti Beri Hasil Positif
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Jakarta, Herdman menyampaikan pandangannya. Ia melihat tekanan menjadi pelatih timnas Indonesia bukan sebagai masalah besar, melainkan sebagai sebuah keistimewaan.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved