Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi XI DPR RI Kamrussamad mendorong Perhimpunan Bank Negara (Himbara) untuk mengoptimalkan dengan serius Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau skema pembiayaan lainnya, khususnya untuk sektor produktif dan bukan sektor konsumtif yang ada di Bali.
“Seperti pertanian, peternakan atau industri rumahan yang berpotensi mereka tumbuh dengan adanya dukungan akses pembiayaan tersebut,” ungkap Kamrussamad di sela Kunjungan Kerja Reses Komisi XI dengan OJK dan Himbara di Kabupaten Tabanan, Bali, Rabu (6/12/2023)
Poin lainnya yang ia soroti yakni dirinya meminta agar Himbara terus melakukan inovasi layanan, dalam hal ini kemudahan dan kecepatan realisasi dari pembiayaan tersebut.
Baca juga: Buka UMKM Exp(ort) BRILianpreneur 2023, Presiden Jokowi Apresiasi BRI Majukan UMKM
Sebab, menurutnya, masyarakat saat ini masih melihat kemudahan dan kecepatan sebagai prioritas utama dalam mengambil fasilitas pembiayaan.
“Ini penting sekali kita dorong Himbara kita untuk mereka melakukan inovasi layanan. Yang ketiga, kita ingin juga mendengarkan perkembangan tentang persiapan alokasi pembiayaan umkm 2024 ini yang sangat penting,” terang politikus dari Fraksi Partai Gerindra ini.
Baca juga: Presiden: Kredit untuk UMKM Mestinya tidak Perlu Agunan
Ia menjelaskan bahwa Himbara untuk di Bali, mereka sudah mencoba meluncurkan beberapa program yang berbasis pertanian untuk memberikan pembiayaan juga peternakan serta beberapa perkebunan komoditi untuk konsumsi buah-buahan, baik untuk di Provinsi Bali maupun di provinsi di sekitarnya.
Menurut Kamrussamad, program yang dilicurkan Himbara di Bali adalah satu terobosan yang sangat positif.
Baca juga: Dukung Akselerasi Penyaluran KUR, Peran Pemerintah Daerah Terus Dioptimalkan
“Tinggal keberlanjutan supaya size pembiayaannya dari ultra mikro naik ke mikro, dari mikro naik ke kecil, dari kecil naik ke menengah, sehingga mereka betul betul bisa tumbuh menjadi pelaku usaha yang kuat di sektornya masing masing,” lanjutnya.
Ia berharap dengan kunjungan kerja reses ini bisa meningkatkan sinergitas, khususnya percepatan fungsi intermediasi perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat melalui percepatan penyaluran pembiayaan buat pelaku UMKM.
“Kita juga minta OJK untuk terus melakukan pemantauan mitigasi terhadap pinjaman online ilegal. Lalu kemudian layanan-layanan produk investasi bodong yang berpotensi terus menimbulkan kerugian bagi masyarakat ataupun nasabah tertentu,” tutup legislator Dapil DKI Jakarta III ini. (RO/S-4)
Komisi II DPR menargetkan RUU Pilkada rampung 2026 demi kepastian hukum sebelum tahapan Pemilu 2029 dimulai pada 2027.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak pemerintah segera mengevakuasi WNI kru kapal yang terkatung hampir setahun di lepas pantai Afrika tanpa kepastian upah dan nasib.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Danantara menegaskan keterbukaannya dalam melakukan koordinasi dan konsultasi untuk memperkuat tata kelola Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
Kita hidup di zaman ketika kekuasaan tidak lagi tampak dalam istana atau pabrik, tetapi bersemayam di server data, jaringan logistik, dan kode digital. Dunia
Kementerian Sosial menyediakan kanal pengecekan penerima bantuan langsung tunai (BLT) melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.
Kelihatannya strategi ini berhasil, karena demand mulai tumbuh lagi. Sesuai teori ekonomi, kalau likuiditas cukup, maka permintaan akan meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved