Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo atau Jokowi ingin agar pembiayaan untuk pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dipermudah. Saat ini menurut presiden penyaluran kredit perbankan ke UMKM baru 21% dari total kredit yang ada.
"Kredit perbankan ke UMKM ini baru 21%, di China itu 65% gede banget, di Jepang 65%, di India 50%," ujar presiden dalam Sambutan Jokowi pembukaan UMKM Brilianpreneur di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (7/12).
Produk Domestik Bruto (PDB) Ekonomi Indonesia, papar presiden, 61% ditopang oleh UMKM. Presiden meminta pada menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperbaiki regulasi agar seluruh UMKM bisa memiliki aset agunan.
Baca juga: Presiden Jokowi Keluarkan Keppres Pemberhentian Wamenkumham Eddy
"Jangan hanya melihat agunan nya mana, dilihat juga dong prospeknya, nggak punya agunan tapi prospeknya bagus mestinya juga bisa diberikan kredit," tuturnya.
Pada kesempatan itu, presiden juga mendorong agar produk-produk dari UMKM Indonesia bisa menguasai pasar lokal yang jumlahnya besar. Selain itu, UMKM Indonesia juga diharapkan dapat tembus ke pasar ekspor dan pasar global.
Baca juga: Jokowi Mengaku Belum Terima Surat Pengunduran Diri Wamenkumham
"Kalau kita lihat, memang masih belum besar ekspor produk UMKM baru 15,7% UMKM kita yang masuk ke pasar expor, masih di bawah Singapura itu 41%, Thailand itu 29%, ini yang menjadi pekerjaan besar kita," papar Jokowi.
Para pelaku UMKM diingatkan untuk selalu melihat permintaan permintaan pasar, tren pasar, serta senantiasa memperbaiki kualitas produk.
"Melihat selera pasar itu seperti, apa urusan warna, urusan desain, urusan packaging, selalu harus diperbaiki setiap tahun harus selalu diperbaiki agar produk-produk kita tetap up to date dan mampu memenuhi selera pasar," ucap presiden. (Z-10)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih cukup tinggi.
Ia menegaskan Bank Jakarta menyambut peluang penempatan dana berikutnya dari pemerintah pusat.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved