Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
UPAYA mendorong sumber daya manusia (SDM) tumbuh dengan produktif, profesional, memiliki karakter, dan mampu bersaing di kancah global harus dilakukan demi mewujudkan manusia yang berdaya saing pada Indonesia Emas 2045.
"Upaya meningkatkan produktivitas setiap warga negara melalui proses pembangunan SDM yang berkelanjutan harus menjadi perhatian semua pihak," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/12). Catatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) tercatat Indeks Pembangunan Manusia Indonesia mengalami kenaikan dengan rata-rata sebesar 0,77% per tahun.
Di sisi lain, saat ini jumlah angkatan kerja Indonesia telah mencapai 147,71 juta dan trennya terus bertambah setiap tahun terdiri dari lulusan sekolah menengah atas yang tidak dapat melanjutkan ke perguruan tinggi dan pemuda lulusan perguruan tinggi. Sementara, penduduk yang bekerja hanya sebesar 139,85 juta dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,32%.
Baca juga: Kebijakan Sektor UMKM Harus Direalisasikan secara Menyeluruh
Menurut Lestari, upaya menyelaraskan antara kualitas lulusan lembaga pendidikan dan kebutuhan dunia kerja harus terus diupayakan sehingga sejumlah kebijakan yang diterapkan mampu terus menekan tingkat pengangguran terbuka. Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat upaya membentuk generasi muda menjadi pembelajar merupakan langkah yang strategis mengingat di era globalisasi saat ini sarat dengan perubahan di berbagai bidang.
Karena dengan menjadi pembelajar, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, proses adaptasi terhadap berbagai perubahan tersebut diharapkan dapat berjalan dengan baik. Selain itu, Rerie yang juga anggota Komisi X DPR dari Dapil II Jawa Tengah juga berpendapat, sejumlah kebijakan di sektor pendidikan secara konsisten juga harus disempurnakan agar mampu menjawab tantangan di dunia kerja.
Baca juga: Kepemimpinan Presiden Jokowi Ukir Warisan Iklim yang Luas Bagi Indonesia
Menurut Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, dalam proses pembangunan nasional yang menekankan pada peningkatan kualitas SDM nasional harus mendapatkan dukungan penuh semua pihak secara menyeluruh, baik di tingkat pusat maupun daerah. Rerie sangat berharap proses peningkatan kualitas SDM nasional harus dijalankan secara berkelanjutan dengan langkah yang terukur sehingga pencapaian target dapat direalisasikan dengan baik. (Z-2)
Menurut Lestari, penting mengedepankan upaya membangun 'jembatan' antara kesehatan jiwa dan kesehatan otak dalam konteks sebuah kebijakan.
Di tengah geliat industri tambang dan maraknya investasi smelter di Maluku Utara, muncul sebuah gerakan yang fokus pada pembangunan sumber daya manusia
KETUA Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Addin Jauharudin, melakukan kunjungan resmi ke Jepang untuk meluncurkan BUMA Ansor dan Ansor University.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah menegaskan, penanganan stunting harus maksimal. Bila tidak, berdampak pada masa depan sumber daya manusia (SDM).
PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) menerima kehormatan sebagai nominasi unggulan dalam ajang Best Human Capital Awards 2025. MCCI masuk nominasi untuk tiga kategori sekaligus.
Pernyataan Menteri Keuangan yang menganggap penghasilan guru dan dosen sebagai ‘tantangan’ bagi keuangan negara menunjukkan adanya misinterpretasi terhadap amanat konstitusi.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, langkah strategis untuk mengatasi sejumlah tantangan yang memicu kekerasan terhadap perempuan dan anak harus segera diterapkan.
Lestari Moerdijat mengatakan inisiatif masyarakat berkesenian harus mendapat dukungan demi melestarikan kebudayaan nasional yang mampu memperkuat identitas dan persatuan bangsa.
Upaya menjadikan riset dan inovasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional membutuhkan peta jalan yang jelas, mudah dipahami, dan disepakati pemangku kepentingan.
UPAYA memperkuat perlindungan perempuan dan anak dari ancaman tindak kekerasan melalui pengintegrasian sistem antarlembaga terkait harus mendapat dukungan semua pihak.
Inisiatif untuk merevisi Undang-undang (UU) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan mulai dicanangkan sejak 2023.
Pendidikan inklusif adalah sistem pendidikan yang memastikan semua individu memiliki kesempatan belajar yang setara.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved