Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
HIMPUNAN Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) menilai Kementerian Perumahan perlu dihidupkan kembali. Ketua Umum DPP Himperra Endang Kawidjaja menilai isu-isu pembiayaan rumah subsidi yang perlu ditingkatkan dari waktu ke waktu mengingat masih tingginya angka backlog, serta soal perizinan yang masih menjadi kendala para anggota di seluruh daerah.
“Maka itu supaya problem-problem di bidang pembangunan perumahan dan permukiman secara nasional ini dapat teratasi secara baik dan sistematis Himperra mengusulkan kepada presiden terpilih untuk menghidupkan kembali kementerian perumahan,” kata Endang, melalui keterangannya, Kamis (30/11).
Endang menilai usulan tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam Kongres Himperra ke-2 yang akan diselenggarakan di Hotel Raffles Jakarta, Rabu-Jum’at, (6-8/12). Namun, ia menegaskan usulan dihidupkannya kembali Kementerian Perumahan ini sebagai usulan positif dan konstruktif ke pemerintah.
Endang menjelaskan, kongres ke-2 Himperra 2023 dengan sponsor utama Bank BTN ini akan dibuka oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan diikuti 300 peserta yang merupakan pengurus dan anggota Himperra dari seluruh Indonesia.
Adapun, kongres ke-2 ini merupakan agenda rutin lima tahunan organisasi yang digelar Dewan Pengurus Pusat (DPP) dengan agenda utama melakukan pemilihan ketua umum baru berikut jajaran kepengurusannya untuk periode 2023-2028. Agenda lainnya, panitia akan menggelar seminar nasional perumahan rakyat bertema Strategi Perumahan Nasional Menuju Zero Backlog Indonesia Emas 2045 dengan narasumber dari Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian ATR/BPN.
Baca juga:
> Pemerintah Harap Masyarakat Manfaatkan Insentif PPN DTP untuk Miliki Rumah
> Jadi Isu Prioritas, Janji Kampanye Bangun Perumahan Rakyat Harus Realistis
Kongres yang berbarengan dengan momentum pemilihan umum legislatif serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, maka panitia juga mengagendakan acara Dialog Kebangsaan: Paparan, Gagasan, Narasi dan Arah Pembangunan terkait Perumahan Nasional, dengan mengundang ketiga calon presiden.
Grand Himperra Awards
Ketua Panitia Penyelenggara Konggres ke-2 Ari Tri Priyono (Sekjend DPP Himperra) bersyukur di usianya yang ke-5 anggota Himperra tumbuh pesat hingga mencapai 3000 pengembang, dan telah membangun lebih dari 500 ribu unit rumah rakyat. Maka itu untuk mendorong dan meningkatkan kinerja anggota, DPP merasa perlu memberikan penghargaan (awarding) kepada pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan para anggota yang berprestasi melalui acara khusus Grand Himperra Awards.
“Ada banyak kategori penghargaan yang akan kami berikan. Himperra sangat menghargai para anggota yang berprestasi. Harapan kami, dengan awarding ini akan memberikan semangat para anggota ke depan untuk semakin berprestasi,” katanya.
Selain memberikan penghargaan internal anggota, Himperra Awards ini juga akan diberikan ke sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder) di bidang perumahan, baik instansi pemerintah, BUMN, maupun Swasta, yang dinilai paling berprestasi pada 2023 ini.
Seluruh rangkaian acara Konggres ke-2 ini merupakan bagian implentasi dari tekad dan cita-cita Himperra untuk terus menghasilkan sumberdaya manusia di bidang pembangunan perumahan yang mumpuni sehingga cita-cita zero backlog pada 2045 tercapai. (Z-6)
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Pemerintah dorong inovasi atasi mismatch pasokan-permintaan perumahan. Ajang BTN Housingpreneur 2025 saring 1.170 peserta, tetapkan 58 pemenang.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengintensifkan percepatan program rumah bersubsidi dengan memanggil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menyatakan kesiapan mendukung program 3 juta rumah Prabowo-Gibran dengan teknologi precast yang efisien dan tahan gempa.
BP Tapera mencatat penyaluran FLPP rumah subsidi pada 2025 mencapai 278.868 unit senilai Rp34,64 triliun melalui 40 bank di 33 provinsi.
Mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah, ratusan calon pengembang baru dilatih intensif oleh praktisi dan pemerintah di Cileungsi, Bogor.
Menurutnya, akad massal ini menjadi salah satu tonggak penting percepatan program perumahan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved