Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Mandiri semakin aktif memperluas pengembangan layanan finansial untuk terus menghasilkan kontribusi positif sebagai agen pembangunan.
Terbaru, Bank Mandiri memperkuat kolaborasi dengan Taman Safari Indonesia (TSI) Group guna mendukung pertumbuhan industri pariwisata di Indonesia.
Dalam kolaborasi ini, Bank Mandiri menandatangani kesepakatan dengan Taman Safari Indonesia Group untuk memberikan layanan perbankan yang terintegrasi dengan sistem perseroan.
Baca juga: Bank Mandiri dan Asosiasi Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan perbankan bagi semua unit bisnis Taman Safari Indonesia Group yang terdapat di beberapa lokasi di Indonesia, dengan menggunakan ekosistem transaksi digital yang terintegrasi.
Selain itu, kerja sama ini juga mempererat kemitraan antara Bank Mandiri dan Taman Safari Indonesia Group, yang dapat mempermudah pengelolaan keuangan Taman Safari Indonesia dan mendorong penggunaan transaksi non-tunai di semua unit bisnis Taman Safari Indonesia Group lewat kehadiran super app Livin’ by Mandiri dan super platform Kopra by Mandiri.
“Kerja sama ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap industri pariwisata di Indonesia, yang menjadi sektor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," terang Darmawan di Bali Safari & Marine Park, Kabupaten Gianyar, Selasa (28/11).
"Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu Taman Safari Indonesia Group dalam mengembangkan bisnisnya, dengan memberikan layanan perbankan terintegrasi,” jelas Darmawan.
Baca juga: Taman Safari Umumkan Pemenang Animal Photo and Video Competition 2023
Melalui kerja sama ini, Bank Mandiri berharap dapat memberikan pelayanan yang mudah dan nyaman bagi Taman Safari Indonesia Group dalam melakukan pembayaran, baik dari pengunjung maupun untuk operasional perusahaan.
Sementara itu, Direktur Marketing Taman Safari Indonesia Hans Manansang menambahkan, dalam kerja sama ini Bank Mandiri akan memberikan solusi layanan perbankan untuk Taman Safari Indonesia Group.
Bentuk kerja samanya antara lain pembukaan rekening operasional perusahaan, kerja sama kartu Co-Brand e-Money Mandiri edisi khusus Taman Safari Indonesia, serta kerja sama metode pembayaran mesin EDC, QRIS dan Internet Acquiring pada loket dan website Taman Safari Indonesia.
“Kami berharap kerja sama ini dapat saling menguntungkan kedua belah pihak, dan bertujuan untuk meningkatkan dan memudahkan transaksi dari pengunjung, apalagi mengingat channel pembayaran online seperti QRIS kini semakin populer di masyarakat, ” ujar Hans.
Baca juga: Cetak Talenta Digital Tanah Air, My Digital Academy Kembali Digelar
Tidak hanya itu, Bank Mandiri juga memberikan dukungan pembiayaan untuk memungkinkan Taman Safari Indonesia Group melakukan ekspansi usaha di sektor pariwisata.
Sebab, data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyebutkan pada tahun 2023 jumlah Wisatawan mancanegara ditargetkan mencapai angka 7,4 juta orang dan pergerakan wisatawan nusantara sebesar 1,4 miliar.
Sedangkan, target nilai devisa pariwisata tahun 2023 sebesar 2,07 miliar dolar AS pada batas bawah dan 5,95 miliar dolar AS pada batas atas.
"Hal ini membuat potensi pariwisata sangat berpeluang untuk dikembangkan melalui kolaborasi Bank Mandiri dan Taman Safari Indonesia (TSI) Group dan memberikan nilai tambah terhadap perekonomian dan pembangunan Indonesia,” pungkas Darmawan.
Sebagai informasi tambahan, sampai akhir Oktober 2023 jumlah transaksi QRIS melalui Livin’ by Mandiri telah mencapai lebih dari 150 juta transaksi dengan volume sebesar Rp23 triliun.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, maka frekuensi transaksi QRIS di Livin’ by Mandiri tumbuh 447%, dengan nilai transaksi yang meningkat 467 %. (RO/S-4)
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Fokus utama kajian dari Anisha adalah penegasan posisi BUMN sebagai entitas hukum terpisah (separate legal entity) yang tetap mengemban mandat konstitusional demi kemakmuran rakyat.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan kritik keras kepada jajaran direksi badan usaha milik negara (BUMN) lantaran terlalu lama menerapkan praktik pengelolaan yang merugikan negara.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
Kita hidup di zaman ketika kekuasaan tidak lagi tampak dalam istana atau pabrik, tetapi bersemayam di server data, jaringan logistik, dan kode digital. Dunia
Kementerian Sosial menyediakan kanal pengecekan penerima bantuan langsung tunai (BLT) melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.
Kelihatannya strategi ini berhasil, karena demand mulai tumbuh lagi. Sesuai teori ekonomi, kalau likuiditas cukup, maka permintaan akan meningkat.
Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa realisasi penyaluran dana pemerintah sebesar Rp200 triliun kepada bank-bank pemerintah (Himbara) berjalan dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved