Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANA tugas (Plt) Menteri Pertanian (Mentan) Arief Prasetyo Adi melakukan kunjungan ke kios pupuk di Karawang, Jawa Barat, untuk mengecek ketersediaan stok pupuk subsidi dan nonsubsidi.
Saat berkunjung di Kios Dua Saudara, Kecamatan Tanjung Mekar, Karawang Barat, Arief memastikan ketersediaan produk pertanian tersebut kepada petani bernama
Abbas Surya dari Kelompok Tani Dharmatani Karawang Barat.
Baca juga : Stok Berlimpah, RI Bakal Ekspor 600 Ribu Ton Pupuk Urea
"Bagaimana pupuk subsidi dan nonsubsidi di sini pak? Aman semua?" tanya Plt Mentan
Baca juga : Lonjakan Harga Beras Perlu Diantisipasi
"Ada semua pak. Tanggal 3 Oktober kemarin baru datang yang pupuk nonsubidi," balas Abbas.
Ia menuturkan tidak ada masalah akses untuk mendapat pupuk subsidi dan nonsubsidi. Hasil panen padi nantinya diserahkan kepada tengkulak untuk menjual produk beras kepada pedagang. Menurutnya, yang menjadi masalah utama saat ini serangan hama yang merusak tanaman padi.
"Harga yang dijual ke tengkulak bervariasi. Hasil panen padi rata-rata enam sampai tujuh ton. Cuma banyak sekali hama tikus yang merusak padi-padi," terang Abbas.
Jelang musim tanam, Arief meminta jajarannya dan PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) menjaga ketersediaan stok pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi untuk memenuhi kebutuhan petani.
"Baik pupuk komersial maupun pupuk subsidi ketersediaan harus menjadi nomor satu. Karena permintaan sedulur-sedulur petani kepada kita semua yang penting ada pupuknya," ungkapnya.
Kementan kemudian meminta PIHC untuk menghadirkan 26 ribu kios pupuk resmi di seluruh Indonesia dengan ketersediaan pupuk subsidi dan nonsubsidi yang aman.
"Saya mau semua kios pupuk di seluruh Indonesia punya pupuk subsidi dan nonsubsidi. Sebelum November dan Desember pupuk harus sudah ada semua kios," tegas Arief. (Z-8)
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
PENYALURAN pupuk bersubsidi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) pada hari pertama di 2026 langsung diserbu para petani.
PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia resmi menandatangani kontrak pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di 2026.
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mencatat penjualan pupuk nonsubsidi sebesar 836 ribu ton melalui program One Day Promotion (ODP) yang digelar di 10 provinsi.
Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113 Tahun 2025 sebagai revisi atas Perpres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.
Inisiatif ini juga akan dikaji lebih lanjut untuk diterapkan pada program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR),
Bibit bawang merah dibagikan kepada 5 kelompok tani dilengkapi dengan pupuk organik padat 4 ton dan 10 liter pupuk organik cair per kelompok tani.
Di Kabupaten Indramayu, penggunaan pupuk kimia masih mendominasi dan ketersediaan pupuk sulit ditemukan terlebih di saat musim tanam.
Perlu dilakukan upaya menjaga kelestarian tanah agar tanah di lingkunganmu tetap subur dan terjaga. Berikut beberapa upaya untuk menjaga kelestarian tanah.
Dalam upaya mendukung swasembada pangan nasional, Kementerian Pertanian mendorong penggunaan pupuk organik berbasis Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) Biogas.
Sisa panen petani biasanya langsung dibuang secara langsung ke kebun sehingga perlu dilakukan pengolahan yang benar dan aman, salah satunya dengan pembuatan pupuk organik cair.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved