Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR energi, mineral, dan batubara di masa mendatang akan menghadapi tantangan yang lebih kompleks. Melalui 'Indonesia Energy and Mineral Conference (IMEC) edisi ke-2, yang akan berlangsung 30 November hingga 2 Desember 2023 di Belitung yang digelar Asosiasi Pemasok Energi, Mineral dan Batubara Indonesia (Aspebindo), para pemangku kepentingan di sektor energi berkesempatan menjelajahi potensi hilirisasi yang lebih besar.
Ketua Umum Aspebindo, Anggawira mengatakan setelah IMEC pertama digelar di Jakarta, Desember tahun lalu, IMEC 2023 mengangkat tema 'Mining Beyond Partnership and Collaboration for Successful Energy, Mineral and Coal Downstreaming'. "IMEC 2023 adalah kesempatan bagi semua pemangku kepentingan untuk mendekati tantangan kompleks yang dihadapi oleh sektor energi, mineral, dan batubara. Kami ingin menciptakan ruang untuk pemikiran inovatif, diskusi mendalam, dan kolaborasi yang konstruktif,” ujar Anggawira dalam keterangan yang diterima, Kamis (12/10).
Dikatakan Anggawira, IMEC 2023 akan menyuguhkan sesi panel yang mencakup beragam topik, termasuk strategi hilirisasi, inovasi teknologi, kebijakan pemerintah, dan berbagi pengalaman praktis. Anggawira menyatakan ada tiga tujuan utama yang menjadi landasan kuat IMEC 2023 digelar.
"Konferensi ini akan memfasilitasi diskusi mendalam tentang strategi hilirisasi dalam sektor energi, mineral, dan batubara dengan tiga tujuan utama yaitu membangun strategi hilirisasi yang sukses, mendorong kemitraan dan kolaborasi, menghadirkan kemajuan teknologi dan tren pasar," tambah Anggawira yang juga menjabat Sekretaris Jenderal BPP HIPMI.
Dikatakan, IMEC 2023 akan membagikan wawasan tentang kemajuan teknologi terbaru dan tren pasar yang akan membentuk masa depan industri ini. Melalui konfrensi ini, peserta dapat mengejar peluang bisnis yang muncul serta mendengarkan pengalaman praktis, studi kasus inspiratif, dan pengetahuan ahli yang akan membantu memahami cara melampaui batasan dalam pengembangan hilir yang berkelanjutan. "Konferensi menjadi kesempatan untuk memperluas pengetahuan, membangun jaringan, dan berkontribusi pada masa depan yang lebih cerah bagi industri ini,” pungkas Anggawira. (RO/R-2)
PT Multi Harapan Utama (MHU) memanfaatkan momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 untuk menegaskan kembali pentingnya keselamatan kerja.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) mengusulkan rencana penyesuaian wilayah pertambangan (WP) Tahun 2025.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Perusahaan pertambangan didorong untuk mengadopsi standar internasional yang memiliki kriteria lebih ketat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, termasuk potensi bencana.
HAKIM Konstitusi Saldi Isra, mempertanyakan dasar pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) kepada perguruan tinggi dalam sidang lanjutan pengujian UU Minerba.
ANGGOTA Kelompok Keahlian Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB menegaskan pengelolaan pertambangan oleh ormas keagamaan harus diawasi ketat.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) resmi memulai groundbreaking proyek hilirisasi fase I.
KRAS kini bergerak agresif sebagai tulang punggung yang mendukung sektor infrastruktur, manufaktur, serta pertumbuhan ekonomi nasional secara luas.
HIMPUNAN Kawasan Industri Indonesia (HKI) menegaskan komitmennya dalam memajukan perindustrian nasional berbasis teknologi tinggi.
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
HIMPUNAN Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyampaikan apresiasi dan menyambut baik arahan Presiden Republik Indonesia kepada para rektor dan pimpinan perguruan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved