Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN-kawasan prospektif kerap menjadi incaran seperti di wilayah Gading Serpong, Tangerang, Banten, yang telah berkembang menjadi kawasan yang sangat hidup.
Dibangunnya fasilitas komersial yang terintegrasi langsung dengan area perumahan tentu memudahkan para penghuninya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Artinya, penghuni tidak lagi perlu berkendara jauh untuk menuju supermarket, rumah makan, mengantarkan anak sekolah, atau bahkan beribadah. Seluruh kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dengan mudah.
Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Bikin Nilai Jual Kawasan Utara-Timur Jakarta Makin Terdongkrak
Hadirnya fasilitas komersial, seperti kafe dan restoran cepat saji di dalam kawasan perumahan juga memungkinkan terciptanya gaya hidup modern.
Adanya fasilitas komersial di area yang terintegrasi dengan hunian, maka sebagai penghuni dapat menghemat lebih banyak waktu, tenaga, dan biaya.
"Hal ini dikarenakan kemudahan menjangkau area komersil hanya dengan berjalan kaki dari rumah. Tentu saja, ini juga merupakan alternatif upaya yang tepat untuk mengurangi angka polusi udara akibat kendaraan bermotor," kata Presiden Direktur Paramount Land M Nawawi dalam keterangan, Rabu (27/9)
Satu lagi pentingnya fasilitas komersial di kawasan perumahan, yaitu meningkatkan nilai jual hunian itu sendiri. Seperti yang diketahui, harga properti di Indonesia setiap tahunnya cenderung mengalami kenaikan harga.
Baca juga: Pengembangan Kawasan Hijau di Bogor Jadi Incaran Developer
Dengan adanya area komersial ini, maka properti hunian lebih mudah dijual kembali atau diinvestasikan dengan nilai keuntungan yang berlipat ganda. Bukan itu saja, sebuah kawasan komersial justru tanpa sengaja akan berkembang sesuai dengan kebutuhan penghuni.
"Seperti sebuah kawasan komersial di Bintaro yang mulanya diperuntukkan untuk resto dan kafe, karena lokasinya yang strategis dengan jalan raya perumahan, maka tempat itu berkembang jadi pusat kuliner dan olahraga," jelas Nawawi..
"Kota Gading Serpong telah berkembang sangat pesat. Sekitar 10 tahun yang lalu terjadi fenomena peningkatan popularitas wilayah Tangerang, sehingga harga properti meningkat tajam," terangnya.
Sejak saat itu, Kota Gading Serpong telah bertumbuh sangat pesat, didukung dengan penambahan beragam fasilitas yang membuat kota ini semakin lengkap.
Baca juga: Linktown Dipercaya Jangkau Millenial untuk 4 Produk Andalan Summarecon
"Pertumbuhan Gading Serpong tidak terlepas dari aksesibilitas yang tinggi, di mana lokasinya dikelilingi pengembangan kota mandiri lain. Akses juga semakin beragam, membuat kota ini dapat dijangkau dari mana saja dan oleh siapa saja," ucap Nawawi.
Meningkatnya populasi di Gading Serpong juga semakin meningkatkan kebutuhan masyarakat akan produk komersial. Hal ini sesuai dengan data Kementerian Perumahan dan Pekerjaan Umum pada 2020 yang menyebutkan bahwa kebutuhan rumah di Indonesia masih sangat tinggi.
"Hal ini menjadi latar belakang Paramount Land menghadirkan Manhattan District, dengan salah satu produk unggulannya yaitu Hampton Square, yang hadir dengan konsep menarik dan anchor tenant sebagai daya tarik utama," jelas Nawawi.
Manhattan District
Manhattan District, The Largest Business Epicentrum @ Gading Serpong, yaitu kawasan bisnis dan komersial seluas 22 hektare yang diperkenalkan pada akhir 2021 sebagai area komersial dengan konsep multi-experiences sesuai kebutuhan masyarakat masa kini.
"Manhattan District dikembangkan sebagai area komersial street level yang mengintegrasikan ruang indoor dan outdoor untuk menunjang kebutuhan dan gaya hidup masyarakat, serta menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung," papar Nawawi.
Manhattan District terbagi dalam dua zona yaitu, Lifestyle Hub 1 dan Lifestyle Hub 2 yang akan diisi 7 Big Thematic Anchors, gadget dan technology, hobby, sport, culinary, automotive, entertainment, dan fashion.
Baca juga: Royal Heights Apartment Lakukan Serah Terima SHM Sarusun Tercepat
Dilengkapi oleh thematic square, business loft, thematic shophouses, dan festive garden, dikelilingi oleh pedestrian walk yang menghubungkan zona satu dan lainnya, serta memberikan akses ke ruang terbuka.
Produk pertama adalah Madison Grande, 1st Commercial Complex, adalah ruko mixed-use yang mendapatkan antusiasme tinggi baik dari masyarakat maupun pebisnis yang bergabung bahkan sejak sebelum penjualan perdana.
Manhattan District dinobatkan sebagai ‘The Most Innovative Commercial development’ dalam ajang Golden Property Awards (GPA) 2023.
Hampton Square
Produk kedua adalah Hampton Avenue, area komersial berkonsep one-stop-shopping yang terbagi menjadi 4 area, yaitu Hampton Avenue, Hampton Square, Hampton Walk, dan Hampton Promenade.
"Hampton Square adalah destinasi baru yang ditujukan bagi kaum urban, baik penghuni maupun pengunjung Kota Gading Serpong, berkonsep semi-outdoor seluas 2 hektar yang diperuntukkan sebagai tenant puller dan entertainment area," jelas Nawawi.
."Open Concept Lifestyle Mall di Hampton Square akan dikelola oleh Blveprint Destinations, manajemen retail berpengalaman yang akan soft opening pada Desember 2024 mendatang," jelasnya. (S-4).
.
Pemanfaatan kawasan juga terlihat melalui penyelenggaraan Meikarta Speedway Fun Race 2025 di Sirkuit NP Meikarta–Cikarang pada Oktober lalu.
Bali kini tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga berkembang menjadi kawasan hunian dan komersial modern yang diminati.
Dalam beberapa tahun terakhir, Tangerang terus memperkuat posisinya sebagai kawasan hunian paling diminati di wilayah Jabodetabek.
Seiring pesatnya pertumbuhan kawasan hunian di Kota Harapan Indah, kebutuhan akan fasilitas publik terus meningkat.
Sinar Mas Land resmi meluncurkan kawasan hunian terbaru bernama Ladoria di Grand Wisata Bekasi, Jawa Barat, dengan luas lahan mencapai 8,7 hektare.
Sinar Mas Land meresmikan The Exquis Lifestyle Park, area komersial seluas 1,4 hektare di kawasan BSD City. Proyek ini dikembangkan untuk menjawab tingginya permintaan ruang usaha modern
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Kita harus memastikan rumah yang dibangun aman dan berkelanjutan.
Backlog kepemilikan rumah mencapai 9,87 juta unit. Beberapa sumber lain bahkan menyebutkan angka hingga 10,9 juta atau 15 juta unit,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved