Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia terus berupaya memperluas pasar internasional mereka dengan mengimplementasikan strategi ekspor yang inovatif dan berkelanjutan. Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan mendukung pertumbuhan ekonomi negara.
Data ekspor Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik pada Agustus 2023 menunjukkan beberapa tren penting terkait dengan kinerja ekspor negara ini. Pada Juli 2023, nilai ekspor Indonesia mencapai US$20,88 miliar, mengalami peningkatan sebesar 1,36% dibandingkan Juni 2023.
"Ini adalah kabar baik karena menunjukkan adanya pemulihan dalam aktivitas ekspor setelah beberapa waktu sebelumnya," ujar Choirul Amin, founder dan CEO @ekspor.id pada Seminar Business Development Service (DBS) UMKM Siap Ekspor di Kantor Pajak Sawah Besar Satu, Jakarta.
Baca juga: Kisah Sukses Pelaku UMKM Pakaian Anak Berjualan Daring
Namun, ketika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, yaitu Juli 2022, terlihat penurunan sebesar 18,03%. Ini dapat menjadi perhatian karena menunjukkan penurunan kinerja ekspor Indonesia dalam jangka panjang.
Secara kumulatif untuk periode Januari hingga Juli 2023, nilai ekspor Indonesia mencapai US$149,53 miliar, yang mengalami penurunan sebesar 10,27% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022. Ini menunjukkan selama setengah pertama tahun 2023, ekspor Indonesia masih menghadapi tekanan.
Baca juga: LPDB-KUMKM Luncurkan Serial Senandika untuk Rangkul Generasi Muda Berkoperasi
"Sektor UMKM memiliki kontribusi yang masih rendah terhadap ekspor nonmigas Indonesia, yaitu sekitar 15,7%. Perbandingan dengan negara lain seperti Singapura, Thailand, dan Tiongkok menunjukkan Indonesia memiliki potensi yang belum sepenuhnya dimanfaatkan dalam mengembangkan kontribusi UMKM terhadap ekspor," ujar Choirul.
Meskipun UMKM mendominasi jumlah usaha di Indonesia, kontribusi ekspornya hanya sekitar 15%-16% dari total ekspor. Ini menunjukkan perlunya upaya lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan dan ekspansi UMKM dalam perdagangan internasional.
Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) harus bekerja sama dengan sektor swasta dan lembaga terkait untuk mengembangkan strategi yang mendukung UMKM dalam meningkatkan kinerja ekspornya. Langkah-langkah seperti pelatihan, pendampingan, perbaikan infrastruktur, dan akses ke pasar internasional dapat membantu meningkatkan kontribusi UMKM terhadap ekspor nonmigas Indonesia.
Dalam situasi global yang dinamis, penting bagi Indonesia untuk terus berupaya meningkatkan daya saing ekspornya dan memanfaatkan potensi UMKM dengan lebih baik. Hal ini akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di negara ini.
Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) menggarisbawahi pentingnya pengembangan strategi ekspor yang lebih kuat untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Meskipun UMKM merupakan tulang punggung ekonomi negara ini dan mendominasi jumlah usaha, kontribusi mereka terhadap ekspor masih jauh di bawah potensinya.
Memberikan pelatihan dan pendidikan kepada pemilik UMKM tentang tata cara ekspor, persyaratan pasar internasional, serta regulasi ekspor akan membantu mereka memahami dan mempersiapkan produk mereka untuk pasar luar negeri.
Menyediakan akses ke sumber daya keuangan yang terjangkau untuk UMKM agar mereka dapat mengembangkan produksi, memperbaiki kualitas produk, dan memenuhi permintaan ekspor.
Program mentoring dan pendampingan oleh ahli ekspor dan bisnis internasional dapat membantu UMKM merencanakan strategi ekspor yang efektif.
Memastikan infrastruktur yang memadai untuk logistik, transportasi, dan distribusi akan membantu UMKM mengirimkan produk mereka ke pasar internasional dengan lebih efisien dan efektif.
Mendorong UMKM untuk menjelajahi pasar baru di luar negeri yang mungkin kurang kompetitif daripada pasar tradisional.
Mendukung upaya promosi dan pemasaran yang kuat untuk produk UMKM di pasar internasional, termasuk penggunaan platform online dan media sosial.
UMKM perlu memastikan bahwa produk mereka memenuhi standar kualitas dan keamanan internasional untuk dapat diterima di pasar luar negeri.
Mendorong kolaborasi antara UMKM dan perusahaan besar, asosiasi bisnis, dan lembaga lainnya yang dapat memberikan dukungan teknis dan sumber daya.
Memastikan bahwa regulasi yang relevan mendukung ekspansi UMKM ke pasar internasional, termasuk proses perizinan yang sederhana dan efisien.
Melakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap upaya ekspor UMKM untuk mengukur kesuksesan strategi dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.
Dengan kombinasi strategi-strategi ini, Indonesia dapat membantu UMKM dalam mengatasi hambatan ekspor dan meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian nasional. Hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menciptakan lapangan kerja baru di seluruh negeri. Dalam menghadapi persaingan global, UMKM memegang peran penting dalam membantu Indonesia mengembangkan ekspor yang lebih kuat dan berkelanjutan. (Z-3)
INDONESIA masih dihantui oleh ekonomi bayangan. Ekonomi bayangan (Shadow economy) digambarkan sebagai keseluruhan aktivitas ekonomi yang menghasilkan nilai tambah.
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
Asep menjelaskan, KPP Madya sejatinya sudah memeriksa nilai lebih bayar pajak PT BKB. Sejatinya, ada Rp49,47 miliar kelebihan bayar dengan koreksi fiskal sebesar Rp1,14 miliar.
Selain Mulyono, KPK juga mengamankan satu petugas pajak serta satu pihak swasta. Pihak swasta tersebut merupakan wajib pajak dari PT BKB.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana memangkas insentif pajak meskipun nilai belanja perpajakan terus meningkat.
KPK gelar dua OTT di Kalsel dan Jakarta terkait pajak dan bea cukai. Menkeu Purbaya sebut momen perbaiki instansi pajak dan Bea Cukai
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved