Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKTISI perbankan, Abiwodo, meluncurkan buku bertajuk "Ketahanan Bank: Nilai-nilai 'AKHLAK' dan Budaya Agile dalam Speed of Organization". Buku ini secara mendalam membahas isu penting mengenai ketahanan perbankan dalam menghadapi perubahan pada industri yang senantiasa berubah.
Dalam era teknologi informasi yang semakin banyak digunakan oleh masyarakat dalam transaksi perbankan, buku itu menyoroti perubahan gaya konsumsi tersebut. "Ketahanan Bank" membawa pembaca dalam perjalanan untuk memahami bagaimana bank dapat beradaptasi dengan perubahan ini dan menjaga ketahanan mereka di tengah persaingan yang ketat.
Salah satu aspek penting yang diangkat dalam buku ini adalah nilai-nilai berupa AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Nilai-nilai ini menjadi pedoman bagi para praktisi perbankan, baik di BUMN maupun di luar BUMN, untuk mencapai ketahanan yang berkelanjutan.
Baca juga : Gandeng VIDA, BCA Syariah Jamin Keamanan Digital Transaksi Nasabah
Abiwodo menjelaskan, ketahanan perbankan dapat terbentuk melalui pengelolaan sistem organisasi yang responsif terhadap perubahan zaman serta kinerja para bankers.
"Buku ini merupakan hasil rangkuman gagasan yang diperoleh dari Culture Journey selama 3 tahun di AKHLAK BUMN. Saya sangat bangga dan bersyukur atas dukungan luar biasa yang diberikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Destry Damayanti, Dirut BNI Royke Tumilaar, serta beberapa tokoh nasional lainnya. Dukungan mereka mengukuhkan nilai buku ini sebagai referensi yang berharga bagi pembaca," ujar Abiwodo.
Baca juga : GEGI Gandeng BTPN Perluas Pasar Ritel
Abiwodo menambahkan, ketahanan perbankan bukan hanya tentang kekuatan finansial semata, tetapi juga tentang membangun budaya kerja yang adaptif dan kolaboratif.
"Melalui buku ini, saya berharap dapat menginspirasi para praktisi perbankan untuk menjadikan nilai-nilai AKHLAK sebagai landasan dalam menghadapi perubahan industri dan meningkatkan kinerja mereka. Bersama-sama, kita dapat membangun perbankan yang tangguh dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Dengan gaya penulisan yang kasual, buku ini dirancang untuk membantu pembaca awam memahami budaya kerja dalam industri perbankan serta dinamikanya.
Dengan memahami konsep dan nilai-nilai ketahanan perbankan, pembaca dapat mempersiapkan diri menghadapi perubahan dan meningkatkan kinerja dalam dunia perbankan.
Buku "Ketahanan Bank: Nilai-nilai 'AKHLAK' dan Budaya Agile dalam Speed of Organization" tersedia di toko buku terdekat dan platform online. (Z-5)
Back to Back Loan merupakan program pinjaman yang memungkinkan nasabah memperoleh kredit dengan menjaminkan dana simpanan mereka sendiri di bank yang sama.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum
AFTECH dan Perbanas menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara perbankan dan fintech sebagai langkah krusial dalam memperluas akses kredit nasional.
Menurutnya, pemerintah daerah justru membutuhkan anggaran untuk dibelanjakan untuk pembangunan daerah.
DPR RI desak pemerintah daerah klarifikasi dana Rp234 triliun yang mengendap di bank.
Finnet aktif membantu proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di salah satu Bank BUMN.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved