Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KLASTER Ladera tahap kedua, produk rumah sehat dari Grand Duta City South of Jakarta, akan segera meluncur. Dengan dibukanya klaster Ladera tahap kedua, diharapkan hunian ini memenuhi kebutuhan masyarakat atas hunian yang sehat dan memiliki fasilitas lengkap.
“Dengan habisnya stok unit di tahap ini, maka kami akan segera membuka tahap selanjutnya dari Klaster Ladera. Fasilitas dalam klaster maupun kawasan lengkap dan akan menjadi pilihan hunian masa depan para konsumen di daerah Parung, Selatan Jakarta dan sekitarnya,” ungkap Marketing Director Duta Putra Land Ester Santoso dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (15/8).
Ester mengatakan, pada peluncuran Klaster Ladera tahap 1, penjualan unit di Klaster Ladera tahap 1 melebihi ekspektasi. Bahkan banyaknya peminat unit melebihi dari stok yang ditawarkan.
Baca juga: Klaster Ladera di Grand Duta City Dipasarkan Mulai Rp800 Juta
“Kami sangat bersyukur dan berterimakasih atas animo peminat hunian di Klaster Ladera saat ini sehingga untuk mengantisipasi permintaan konsumen yang melebihi stok unit tahap ke-1 yang ditawarkan, maka pada hari pemilihan unit VVIP ini, kami membuka 3 tahap selanjutnya khusus untuk Tipe Tuscan 2 lantai,” kata Ester.
Klaster Ladera menawarkan dua tipe hunian yaitu Tipe Malta dan Tipe Tuscan. Keunggulan dari Klaster Ladera di Grand Duta City South of Jakarta adalah bangunan high ceiling, dengan tinggi bangunan sekitar enam meter.
Baca juga: Kawasan Selatan Jakarta Jadi Primadona Baru
Menurut Ester, tinggi bangunan dan jendela yg besar dan tinggi dapat meningkatkan sirkulasi udara serta pencahayaan yang bagus. Hal ini yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup kesehatan para anggota keluarga.
Selain itu, dari segi tampilan unit hunian sendiri, dapat menambah kesan ruangan yang luas dan elegan pada setiap unit hunian di klaster Ladera.
“Seluruh unit juga sudah dilengkapi dengan kanopi, smart door lock, dan smart home system,” tambah dia.
Area Klaster Ladera sendiri dilengkapi dengan beragam fasilitas di dalam klaster antara lain kolam renang klaster, area BBQ, taman piknik, tempat bermain anak, plasa air mancur, area olahraga, dan area yoga. Dalam area klaster juga sudah dilengkapi dengan fasilitas infrastuktur bawah tanah dan instalasi fiber optic.
Grand Duta City South of Jakarta memiliki lokasi yang strategis yang dapat diakses dari 4 toll yaitu exit tol Pamulang JORR 2, exit tol Kayumanis, exit tol Sawangan dan kedepannya melalui exit toll Bojong Gede tol Depok – Antasari (Desari) yang di tahun ini sudah dilakukan proses perataan tanah. Bila sudah rampung, pembangunan tol akan dilanjutkan dan tersambung ke Tol Bogor Outer Ring Road (BORR).
Fasilitas yang sudah ada di kawasan Grand Duta City South of Jakarta adalah The Beach, salah satu fasilitas hangout baru dengan konsep kekinian di Selatan Jakarta, FnB area, dan Central Park suas 4.000 meter persegi. Pembangunan lainnya yang akan ada di kawasan ini adalah Gedung multifungsi, minimart, dan lifestyle centre. (Z-10)
Kemenangan CitraLand City CPI di level Asia Pacific Region menempatkan proyek ini sejajar dengan pengembangan properti kelas dunia dari negara-negara maju.
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
Pertama kalinya sejak 1978, rumah legendaris keluarga Banks dari serial 'The Fresh Prince of Bel-Air' resmi masuk bursa properti.
Temukan daftar 30 perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan market cap 2026. Panduan lengkap bagi investor saham dan properti.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilaiĀ 174,8 miliar.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Kita harus memastikan rumah yang dibangun aman dan berkelanjutan.
Backlog kepemilikan rumah mencapai 9,87 juta unit. Beberapa sumber lain bahkan menyebutkan angka hingga 10,9 juta atau 15 juta unit,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved