Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Pelaku pasar dan investor dalam negeri semakin optimistis dengan perekonomian nasional. Optimisme itu tumbuh dari fundamental ekonomi Indonesia yang kian solid.
"Hal itu tercermin pascarilis data cadangan devisa dan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2023," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Selasa (8/8).
Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Juli 2023 sebesar US$137,7 miliar. Angka itu naik dari posisi Juni 2023 sebesar US$137,5 miliar.
Baca juga: Penurunan Peringkat Utang AS Berdampak Terbatas ke Indonesia
Cadangan sebesar itu, menurutnya, bisa menopang pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
"Itu sudah berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," tuturnya.
Baca juga: Aturan Baru DHE SDA Parkir di Indonesia Diperkirakan Capai 100 Miliar Dolar AS
Pencapaian tersebut akan menopang pertumbuhan yang berkelanjutan dan menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan di tengah tekanan eksternal.
"Itu sudah sangat memadai, terlebih dengan didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga seiring dengan respons bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," jelas Nico.
Sementara itu, ketidakpastian ekonomi global belum sepenuhnya pulih dan berbagai rentetan tekanan terjadi. Namun, Indonesia terus menunjukan indikator ekonomi nasional yang menunjukan pencapaian positif. Ini berkontribusi kontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia berekspansi 3,86% secara kuartalan (qtq) dan tumbuh 5,17% secara tahunan.
"Pertumbuhan tersebut memberikan indikator proses pemulihan ekonomi terus membaik sering aktivitas daya beli dan konsumsi masyarakat terjaga yang memberikan dukungan positif dari dalam negeri," tandasnya. (Z-11)
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
EKONOMI global diproyeksikan tumbuh 3,3% menurut IMF dan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1%.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23%.
BANK Indonesia (BI) mengungkapkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir November 2025 sebesar US$150,1 miliar atau sebesar Rp2.500,5 triliun (asumsi kurs Rp16.659).
BANK Indonesia (BI) mengungkapkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2025 tercatat sebesar US$149,9 miliar atau setara Rp2.504 triliun (kurs Rp16.705 per dolar AS).
BANK Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2025 mencapai US$148,7 miliar dolar AS, atau setara sekitar Rp2.461 triliun
Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2025 berada di angka US$150,7 miliar.
Penurunan cadangan devisa Indonesia disebabkan oleh kewajiban pembayaran utang luar negeri pemerintah serta intervensi Bank Indonesia (BI) di pasar valas untuk stabilitas rupiah.
Cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Juli 2025 tercatat sebesar US$152 miliar atau sekitar Rp2.482 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved