Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA penandatanganan sales purchase agreement (SPA) atau perjanjian jual beli terkait hak partisipasi Blok Masela mendapatkan respons positif.
Direktur Eksekutif Center for Energy Policy M Kholid Syeirazi tidak menepis masuknya Pertamina untuk menggantikan Shell akan bermanfaat bagi pengembangan wilayah Indonesia bagian timur, termasuk penyerapan tenaga lokal.
Baca juga: Deal dengan Shell, Pertamina Segera Umumkan Alih Kelola Masela
“Keuntungannya mungkin di midstream. Pada BOD meeting, Pertamina pasti akan membahas mengenai penyerapan tenaga lokal,” ungkap Kholid dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (22/7).
Pembahasan mengenai tenaga kerja memang sangat dimungkinkan. Pasalnya, dengan participating interest sebesar 35%, Pertamina berpeluang besar mengisi salah satu komposisi Dewan Direksi.
Dengan demikian, dalam BOD meeting itu, Pertamina dapat mengusulkan pembahasan mengenai penggunaan tenaga kerja lokal.
“Dengan ikutnya Pertamina dalam BOD meeting, bisa mewarnai proses bisnis. Misal untuk lebih melibatkan partisipasi masyarakat lokal."
"Kalau asing, kan porsi lebih rendah. Kalau sudah 35% pasti ikut BOD meeting, salah satu komposisi di direksi itu pasti,” kata dia.
Baca juga: Nicke Ungkap Pertamina Segera Akuisisi Hak Partisipasi Blok Masela
Kholid tidak menepis, masuknya Pertamina menjadi bukti negara hadir untuk menjamin ketahanan energi nasonal.
Meski Pertamina tidak berperan sebagai operator, tetap bisa memberi masukan pada level direksi.
“Saya kira, tetap akan menambah cadangan gas Pertamina,” lanjut Kholid.
Sementara dari sisi operasional, Kholid tetap berharap agar Inpex sebagai pemegang hak 65%, bisa menjalankan dengan baik.
Apalagi untuk laut dalam seperti Masela, tantangan bagi Inpex adalah sisi teknologi.
Adapun Pertamina, dengan komposisi 35% maka yang hal paling mungkin masuk pada skema pembagian keuntungan (profit sharing).
Baca juga: ESDM: Juni, Pertamina Bakal Rampungkan Akuisisi Blok Masela
“Jadi nanti kelangsungan Blok Masela ini harus dipastikan jalan. Inpex dipastikan bisa mengelola laut dalam blok lepas pantai itu, tapi pengembangan LNG-nya di darat."
"Itukan harus dihitung aspek komersialnya, Tetapi apapun, pada Blok Masela ini Pertamina memang harus siap,” lanjutnya.
Kepastian bahwa Pertamina segera menggantikan Shell di Blok Masela, Laut Arafura, Maluku, sebelumnya disampaikan VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso.
Menurut Fadjar, penandatanganan SPA atau perjanjian jual beli terkait hak partisipasi Blok Masela dilakukan pekan depan.
"Masela rencananya minggu depan juga. (Teken SPA) Iya direncanakan," kata Fadjar. (RO/S-2)
Komisi VI memberikan apresiasi atas kerja keras Pertamina dalam merespons bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra yang terjadi pada jelang akhir tahun lalu.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Asep Wahyuwijaya, menyoroti agenda transformasi BUMN dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR bersama PT Pertamina (Persero).
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan seluruh kapal milik PT Pertamina harus dibangun di galangan kapal dalam negeri.
Kerry Adrianto Riza, saksi mahkota dalam kasus korupsi tata kelola minyak, membantah tekanan dari ayahnya atau Irawan Prakoso terkait kontrak sewa terminal BBM OTM dengan Pertamina.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan respons cepat dalam menghadapi dua situasi darurat di perairan lepas pantai Jawa Barat dalam kurun sepekan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, sebanyak 301 hasil eksplorasi minyak dan gas (migas) telah masuk tahap rencana pengembanga
Jepang disebut sebagai calon pembeli utama, kemudian dari Malaysia karena Petronas adalah mitra Inpex, dan berikutnya beberapa negara Asia seperti Taiwan.
Sebagai penopang ketahanan energi Indonesia di masa depan, proyek gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) Lapangan Abadi Blok Masela di Tanimbar, Maluku, kini memasuki babak baru.
Sikap tegas tersebut sebagai peringatan kepada kontraktor Blok Masela supaya tidak semaunya sendiri menjalankan proyek strategis nasional (PSN) itu.
perlu ada sinergi yang baik antar kementerian/lembaga dan stakeholder untuk menciptakan iklim investasi di sektor hulu minyak dan gas (migas) Indonesia menarik di mata investor
SKK Migas menjaring calon pembeli gas alam cair (LNG) karena adanya besarnya potensi gas di Blok Masela, Maluku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved