Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM Bank Mandiri Faisal Rachman menilai kinerja ekspor dalam beberapa bulan ke depan masih berada di dalam tekanan. Sebabnya ialah penurunan harga-harga komoditas unggulan Indonesia yang didorong oleh melemahnya permintaan global.
"Kinerja ekspor diperkirakan akan semakin membaik akibat penurunan harga komoditas yang didorong oleh melemahnya permintaan global," ujar dia melalui keterangannya, Senin (17/7).
Di saat yang sama, lanjut Faisal, banyak bank sentral utama tetap menerapkan kebijakan suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Itu menurutnya dilakukan untuk memitigasi tekanan inflasi yang terus berlanjut, sehingga memberikan dampak yang merugikan pada kinerja sektor riil.
Baca juga : Utang Luar Negeri Indonesia Turun US$4,7 Miliar pada Mei 2023
Sebaliknya, Faisal berpendapat kinerja impor dalam beberapa bulan ke depan akan jauh lebih baik ketimbang ekspor. Itu disebabkan oleh daya tahan ekonomi domestik yang masih terjaga.
"Kami memproyeksikan pengurangan surplus perdagangan lebih lanjut dan potensi neraca bergeser menjadi defisit lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya," jelas Faisal.
Baca juga : Hulu Migas Targetkan Gross Revenue Rp 560 Triliun Tahun 2023
"Kami mempertahankan perkiraan kami bahwa current account dapat mencatat defisit kecil sebesar -0,65% dari PDB pada tahun 2023, dibanding 0,99% dari surplus PDB pada tahun 2022," tuturnya.
Diketahui sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan perdagangan Indonesia pada Juni 2023. Tercatat Indonesia mengalami surplus US$3,45 miliar, naik 708,66% dari nilai surplus bulan sebelumnya yang senilai US$0,44 miliar (month to month/mtm).
Surplus dagang itu diperoleh dari capaian nilai ekspor Indonesia pada Juni 2023 sebesar US$20,61 miliar. Angka tersebut turun 5,08% bila dibanding bulan sebelumnya yang mencapai US$21,72 miliar.
Sedangkan realisasi impor pada bulan keenam 2023 tercatat US$17,15 miliar, turun 19,40% dari bulan sebelumnya yang mencapai US$21,28 miliar. (Z-5)
BPDP Kementerian Keuangan fokus melaksanakan program peremajaan perkebunan kakao dengan target 5.000 hektare secara nasional pada 2026.
Momentum AOE 2026 menjadi ajang forum bisnis yang mempertemukan calon pembeli (buyer) dan investor.
Penyumbang inflasi tertinggi adalah awang merah 0,04 persen, telur ayam 0,03 persen. Karena itu, Pemprov Jatim menggelar pasar murah untuk menurunkan harga telur dan bawang merah.
Upaya memperkuat sistem komoditas berkelanjutan di Indonesia terus dikembangkan melalui kolaborasi lintas lanskap yang melibatkan pemerintah, komunitas, dan sektor swasta.
Generasi muda sawit harus dibekali keterampilan teknis, manajerial, hingga digital sehingga mampu menghadapi tantangan industri 4.0 dan memperkuat daya saing global.
Simposium tentang Komoditas, Modal, Konektivitas: Tiga Keunggulan Indonesia
Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, Asean Economist HSBC Pranjul Bhandari menyebut masih ada kemungkinan Bank Indonesia terus memangkas suku bunga.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Ekonom Hossiana Evalisa Situmorang menyebut keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen agar transmisi suku bunga lebih cepat
DEWAN Gubernur Bank Indonesia menyebut masih ada ruang penurunan suku bunga ke depan.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Oktober 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved