Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTUMBUHAN ekonomi digital Indonesia tertinggi di Asia Tenggara dan UMKM menyumbang 97% lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.
Fakta tersebut membuat Coach Yohanes G. Pauly dari Gratyo Practical Business Coaching membuat program Indonesia Mencari Founders (IMF).
Ajang Indonesia Mencari Founders (IMF) menghadirkan Dr. Indrawan Nugroho dari CIAS, Airyn Tanu dari Passion Jewelry, Donny Pramono dari Sour Sally Group, Coach Ferry Dafira dari Gratyo BusinessVersity, dan didukung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno serta Grace Tahir dari Mayapada Healthcare Group.
Bagaimana Buat Konsumen Antre Beli Produk
"Satu hal yang paling penting di bisnis apapun adalah bagaimana membuat customer antre beli produk atau jasa Anda dan memberikan profit sehat yang terus menerus,” kata Coach Yohanes G. Pauly dari Gratyo dalam keterangan, Jumat (7/7).
Baca juga: Brand Founders of The Year Award 2022 Mencari Brand Lokal Inspiratif
“Setelah itu, barulah mulai bangun sistem praktis agar bisnis bisa repeatable, scalable, dan sustainable. Makanya setiap pemilik bisnis UMKM harus pelajari marketing & branding dan juga 4 Kaki Meja bangun bisnis agar profitable dan auto-pilot," jelas Yohanes yang meraih Global Awards Winning Business Coach setelah meluncurkan program Indonesia Mencari Founders (IMF) sejak 2022.
Lebih dari 20 Juta UMKM Bertransformasi Digital
Menurut Menparekraf Sandiaga Uno, sudah lebih dari 20 juta UMKM yang berhasil bertransformasi ke ekosistem ekonomi digital. Ia bahkan optimistis jumlah tersebut dapat menembus angka 30 juta di tahun 2024.
"Di sinilah Indonesia Mencari Founders (IMF) lahir sebagai langkah konkret mendukung upaya pemerintah dalam menumbuhkan UMKM dan ekosistem ekonomi digital kelas dunia," jelas Sandiaga.
Pelaku UMKM dan Wirausaha Ikuti Business Coaching
Indonesia Mencari Founders bertujuan mencari pemilik bisnis UMKM dan calon entrepreneur untuk di-coaching gratis oleh perusahaan business coaching kelas dunia selama 12 bulan senilai lebih dari Rp 1 miliar dan selalu mendapatkan sambutan hangat dari publik.
Baca juga: UNJ Gelar Pelatihan E-Commerce untuk UMKM di Desa Pasirtanjung
Hal tersebut terbukti pada Indonesia Mencari Founders 2022 tercatat sebanyak 4.000 lebih bisnis ikut berpartisipasi. Angka itu melebihi target awal, yakni 1.000 bisnis.
Di IMF 2023 ini antusiasnya semakin tinggi, terlihat dari jumlah pendaftar yang menyentuh angka 4.000 hanya dalam waktu dua minggu saja.
Diperkirakan IMF 2023 ini akan diikuti oleh 10.000 UMKM dalam 1 bulan pendaftaran, naik 10x lipat dari rencana awalnya.
“Kita ingin UMKM Indonesia naik kelas dan dalam jangka panjang bisa jadi bisnis skala nasional. Namun jika mengutip dari The Inc, faktanya hanya tiga persen bisnis yang bisa bertahan di 10 tahun pertama," kata Yohanes.
"Dengan waktu, tenaga, dan uang yang dimiliki, kita ingin membantu bisnis UMKM Indonesia bisa melalui 5 tahun, 10 tahun, hingga 100 tahun bisnisnya untuk bisa jadi legacy,” tutur Yohanes.
Baca juga: FlexyPack Komitmen Dorong Perkembangan UMKM
Coach Ferry Dafira, owner Gratyo BusinessVersity, menambahkan bahwa pendaftaran Indonesia Mencari Founders (IMF) 2023 dimulai dari pertengahan bulan Juni sampai Juli 2023.
Pemenang akan diumumkan pada tanggal 26 Agustus 2023 pada annual event Indonesia Founders Conference (IFC) 2023 yang rencananya akan dihadiri Sandiaga Uno dan President Director dari Mayapada Healthcare Group, Grace Tahir.
Gratyo Practical Business Coaching & Gratyo BusinessVersity selama 12 tahun ini berhasil menyentuh dan membantu lebih dari 200 ribu pebisnis dan calon pengusaha lewat buku mereka yang best seller berjudul “Business is FUN!” serta seminar & workshop bisnis yang setiap bulan dihadiri oleh ratusan peserta. (RO/S-4)
ISFEX 2025 siap digelar di ICE BSD City pada 6–9 November. Pameran fasilitas olahraga terbesar ini hadirkan inovasi, kolaborasi, dan tren global terkini.
Program Semesta AI sendiri merupakan program antara Lintasarta, NVIDIA, dan KUMPUL yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis AI sesuai kebutuhan industri nasional.
Para pecinta film animasi anak-anak di Indonesia tengah menantikan kehadiran film animasi terbaru yang menjanjikan kisah penuh kehangatan, kegembiraan, serta nilai persahabatan.
Kerja sama kemitraan co-branding Wonderful Indonesia menginisiasi berbagai program seperti Wonderful Indonesia Berkah, School Break di 4 kota, dan Pesona Promo Merdeka.
Namun, diakui Neil, bahwa sektor ekonomi kreatif masih tergolong baru di Indonesia.
Kementerian Perhubungan menyebut ada 287 bandar udara (bandara) di Indonesia pada 2021, namun tidak semuanya aktif.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
HADIRKAN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Bank Infaq Amanah Banyumanik menggelar Workshop Baking Pizza dan Wingko Singkong bertajuk 'Berkah Melimpah Inovasi Komoditas Lokal'.
GUNA membuka lapangan kerja bagi para ibu, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever kembali menggelar pelatihan pengolahan kuliner populer, yakni nugget dan dimsum mentai.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Relawan Kamie Muda Aceh menyalurkan sembako di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada 5–6 Januari 2026.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) menggelar bazar sembako murah serba Rp10.000 untuk meringankan beban warga terdampak bencana di Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved