Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) atau Sinergy Networks adalah salah satu perusahaan infrastruktur internet di Indonesia, berencana untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) pada 20 Juli 2023.
IPO ini akan membuka peluang bagi para investor untuk ikut serta dalam pertumbuhan pesat perusahaan yang berfokus pada layanan fiber optic, Internet, dan EDGE Data Center.
Dengan segmen B2B yang kuat, Sinergy Networks telah mengukuhkan posisinya sebagai penyedia layanan terpercaya dalam collocation, local loop access, internet super cepat, data center, dan network manage service.
Baca juga: Bukan Sekadar Tambah Modal, IPO Multivision untuk Eksistensi Jangka Panjang
Perusahaan ini telah memiliki jaringan fiber optic yang mencakup 3.500 km di Pulau Jawa, dengan jangkauan hingga 590 kota dan lebih dari 600 gedung.
Menariknya, Sinergy Networks memiliki potensi pasar yang luas dengan populasi mencapai 140 juta orang.
Jalin Kerja Sama dengan Pelanggan B2B Ternama
Perusahaan ini telah menjalin kerja sama dengan berbagai pelanggan B2B ternama, seperti Moratelindo, MNC Vision Network, MyRepublic, Linknet, Angkasa Pura, dan banyak ratusan ISP local lainnya.
Keahlian Sinergy Networks dalam menghadirkan koneksi internet yang super cepat telah membuatnya menjadi mitra pilihan bagi perusahaan-perusahaan tersebut.
Dalam keterangan pers, Jumat (30/6), CEO Sinergy Networks, Muhammad Arif, langkah IPO ini adalah strategi yang tepat untuk memperkuat posisi perusahaan dalam industri internet dan teknologi.
Baca juga: BEI Kedatangan Dua Emiten Baru, MAXI dan KLAS
Muhammad Arif, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum APJII periode 2021-2024, telah memberikan kontribusi terhadap pengembangkan sektor jasa internet di Indonesia.
Pada jajaran komisaris Sinergy Networks, terdapat nama-nama yang berpengalaman dan berprestasi seperti Setyanto Hantoro, Komisaris Utama Sinergy Networks, merupakan mantan CEO Telkomsel dan memiliki latar belakang menjadi CEO di beberapa anak usaha grup Telkom.
Dr. Ir. Cahyana Ahmadjayadi sebagai Komisaris Independen
Perseroan juga menunjuk itu, Dr. Ir. Cahyana Ahmadjayadi sebagai Komisaris Independen Sinergy Networks.
Cahyana, adalah mantan Komisaris dari Bank Mandiri Tbk, mantan Direktur Utama PT Pos Indonesia, dan juga mantan Komisaris Independen PT Telkom Tbk.
Baca juga: Resmi IPO, Vektor Terima Pendanaan Rp875 Miliar
Dalam aksi korporasi kali ini, Sinergy Networks berencana untuk menerbitkan 20% saham baru sebanyak 1.500.000.000 saham, dengan target dana yang akan dihimpun mencapai Rp 150 Miliar.
Perusahaan juga memberikan bonus waran kepada para investor sebagai pemanis, dengan rasio 5:7 dari saham baru yang diterbitkan.
Dengan melakukan IPO, Sinergy Networks berharap dapat memperluas infrastrukturnya, mengembangkan layanan yang lebih inovatif, dan menjadi pemimpin dalam menyediakan konektivitas super cepat bagi pelanggan bisnis di Indonesia.
IPO ini juga memberikan peluang kepada para investor untuk ikut serta dalam pertumbuhan perusahaan yang menjanjikan di era teknologi yang semakin maju. (RO/S-4)
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Pemkab Bekasi menetapkan pelebaran Jalan Raya Pilar-Sukatani sebagai prioritas 2026. Anggaran ratusan miliar disiapkan untuk pembebasan lahan demi mengurai kemacetan kronis.
Menutup tahun 2025, Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) melihat perjalanan kawasan industri sebagai cermin dinamika ekonomi Indonesia yang terus bergerak.
Presiden menekankan bahwa percepatan penyelesaian infrastruktur penghubung bersifat vital demi memulihkan mobilitas warga dan distribusi logistik.
Banyak wilayah di Bali yang membutuhkan akses internet stabil, terutama daerah yang secara geografis terisolasi.
Tanpa dukungan WiFi yang andal, pelaku usaha berisiko menghadapi gangguan operasional yang berujung pada hilangnya peluang penjualan.
Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah Indonesia timur mencapai tonggak baru dengan beroperasinya Community Gateway pertama di Indonesia.
Pemerintah Rusia memblokir Snapchat dan membatasi FaceTime dengan alasan keamanan nasional.
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Nama domain tingkat tinggi geografis telah menjadi symbol identitas daerah dan sarana memperkuat posisi suatu wilayah di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved