Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Center of Economic and Law Studie (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan bahwa perekonomian Indonesia diperkirakan akan tetap mampu untuk terus melanjutkan proses pemulihan pascapandemi walaupun kondisi global saat ini tengah diterpa ancaman resesi.
Menurut Bhima, pertumbuhan positif ini didorong oleh semakin pulihnya daya beli masyarakat pascapandemi dan juga dikarenakan kenaikan harga beberapa komoditas.
"Kinerja ekonomi yang baik saat ini lebih ditopang oleh pemulihan mobilitas dan daya beli masyarakat pascapandemi dan kenaikan harga komoditas," ujar Bhima kepada Media Indonesia, Kamis (29/6).
Baca juga : Pemerintah Didorong Perkuat Ekonomi Domestik
Lebih lanjut, untuk mempertahankan tren positif ini, Bhima menyarankan agar pemerintah untuk segera memperkuat industri manufaktur dan mencoba bergeser dari ketergantungan ekspor komoditas.
Kemudian, lanjut Bhima, pemerintah juga harus melakukan penguatan pada sektor industri dan diversifikasi tujuan ekspor dengan stimulus dalam bentuk paket kebijakan.
Baca juga : Pelaku UMKM Didorong Manfaatkan Teknologi Dalam Pemasaran Produk
Selain itu, konsumsi domestik juga perlu dijaga dari inflasi dan kenaikan suku bunga sehingga laju pemulihan ekonomi bisa merata di seluruh kategori konsumen
"Tentunya hal ini dapat membantu mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini. Pemerintah tentunya harus mengutamakan penguatan di dalam negeri," tuturnya. (Z-5)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pangan sepanjang 2025 mencapai 4,58%, tertinggi di antara kelompok pengeluaran lain. Pemerintah waspadai gerusan daya beli di kuartal I-2026.
Komisi XI berada pada posisi strategis untuk memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah tekanan musiman.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa hingga kini pemerintah belum mengambil keputusan terkait penyesuaian tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada 2026.
CHIEF Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menilai risiko Indonesia mengalami resesi dalam waktu dekat amat kecil karena ditopang oleh kekuatan domestik.
Stimulus fiskal seperti PPN DTP dan potongan BPHTB dinilai belum mampu dorong penjualan rumah, karena biaya mobilitas dan akses transportasi jadi faktor utama
BANK Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh 7,7 persen secara tahunan (yoy) pada Oktober 2025 hingga mencapai Rp9.783,1 triliun.
Pemerintah dan pelaku usaha mendorong pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri untuk merealisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai bahwa tekanan terhadap kelompok kelas menengah bawah menjadi pekerjaan rumah (PR) terbesar khususnya bagi pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
Taxco Solution, perusahaan konsultan profesional di bidang pajak, akuntansi, kepabeanan, dan hukum, resmi memperluas jangkauan layanannya dengan membuka Kantor Cabang Palembang.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pertumbuhan ekonomi harus dibarengi pemerataan saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Simak poin penting pidatonya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved