Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN Ibukota baru di Kalimatan tidak serta merta membuat pembangunan gedung-gedung tinggi di pulau Jawa menjadi berkurang.
Menghadapi kondisi lahan yang semakin terbatas di perkotaan, Arsitek dituntut semakin kreatif menyiasati kendala tersebut untuk mendapatkan karya arsitektur yang representatif bagi pengguna dan lingkungan sekitarnya.
Keandalan bangunan sangat penting pada bangunan bertingkat tinggi ketika diputuskan menjadi pilihan desain arsitekturnya.
Direktur PT Kenari Djaja Prima Hendry Sjarifudin mengatakan, arsitek dan perencana bangunan tinggi perlu memahami permasalahan untuk memenuhi kebutuhan fungsi utamanya.
Baca juga : Pasar Membaik, Apartemen Rp500 Jutaan Dekat Bandara Sudah Terjual 70%
"Termausk keindahan arsitektur dan desain interiornya, kelengkapan sistem bangunan yang diperlukan, sampai pemilihan struktur untuk keandalan konstruksinya," katanya dalam diskusi Arsitektur Menara-Indah dan Kokoh yang digelar Majalah Asrinesia, Kenari Djaja, dan Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO), Kamis (15/6).
Arsitek dari PT Airmas Asri Ardi Jahya mengatakan, dari sisi perancangan arsitektur perlu disiasati kebutuhan fungsi yang multidimensi dan terus berkembang pada bangunan berarsitektur menara yang luas dengan area terbatas.
Baca juga : Elevee Alam Sutra Tawarkan Eco Green Living dengan Hutan Kota Seluas 4 Hektar
"Namun bangunan bertingkat tinggi ini dituntut tampil sempurna dan berasitektur indah, sebagai sculpture yang dominan di perkotaan," ujarnya.
Sedangkan struktur dan konstruksi bangunannya perlu diperhitungkan kekuatannya agar dapat diandalkan, terlebih Indonesia merupakan wilayah yang kerap diguncang gempa dan bahaya lain yang dapat menyebabkan terjadi kegagalan konstruksi.
Kolaborasi dalam menciptakan arsitektur bangunan menara yang futuristik dan dengan desain konstruksinya harus kompak dan sangat diperlukan, menurut moderator Irma R. Permadi, esain bangunan pencakar langit merupakan pilihan masa depan bagi kota-kota yang jumlah penduduknya semakin banyak jumlahnya.
"Sementara luas lahan yang ideal dan memenuhi persyaratan makin terbatas," katanya.
Seminar online ini diikuti oleh lebih 600 peserta dan dihadiri Co-Founder dan CEO PT Kenari Djaja Prima Hendra B Sjarifudin, Direktur PT Kenari Djaja Prima Hendry Sjarifudin, Pemimpin redaksi majalah ASRINESIA Sri Murdiningsih dan Ketua Umum DPN Ikatan Konsultan Indonesia (INKINDO) Erie Haryadi. (RO/Z-5)
Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menyebutkan akses terhadap infrastruktur transportasi massal menjadi pendorong kenaikan harga dan minat beli properti residensial.
Kemenangan CitraLand City CPI di level Asia Pacific Region menempatkan proyek ini sejajar dengan pengembangan properti kelas dunia dari negara-negara maju.
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
Pertama kalinya sejak 1978, rumah legendaris keluarga Banks dari serial 'The Fresh Prince of Bel-Air' resmi masuk bursa properti.
Temukan daftar 30 perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan market cap 2026. Panduan lengkap bagi investor saham dan properti.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilai 174,8 miliar.
Sektor bangunan gedung memegang peranan krusial dalam mitigasi perubahan iklim di Indonesia.
Bangunan berperan besar dalam isu perubahan iklim, dengan kontribusi hampir 40% terhadap emisi karbon global.
PU Bangun secara aklamasi menetapkan Suko Widigdo sebagai Ketua Umum PU Bangun periode 2025-2028 menggantikan Mursyid.
Petugas mendapatkan informasi kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 02.13 WIB dan langsung mengirimkan personel ke lokasi kejadian.
Pemerintah juga akan melakukan audit keuangan pesantren calon penerima bantuan. Menurut Muhaimin, dana segar tidak akan diberikan kepada pesantren yang mampu merenovasi gedung.
Sektor bangunan di Indonesia, saat ini, menyumbang 33% emisi gas rumah kaca, dengan penggunaan pendingin sebagai salah satu penyumbang terbesar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved