Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Transformasi Gedung Lama Jadi Kunci Capai Target Net Zero Emission 2060

Basuki Eka Purnama
19/1/2026 19:31
Transformasi Gedung Lama Jadi Kunci Capai Target Net Zero Emission 2060
Penyerahan sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing Building v1.1 peringkat Gold kepada UOB Plaza(MI/HO)

SEKTOR bangunan gedung memegang peranan krusial dalam mitigasi perubahan iklim di Indonesia. Menegaskan pentingnya transisi hijau pada bangunan yang sudah lama beroperasi, Green Building Council Indonesia (GBCI) secara resmi menyerahkan sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing Building v1.1 peringkat Gold kepada salah satu gedung perkantoran di kawasan pusat bisnis Jakarta.

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi pengelolaan gedung yang lebih efisien, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. 

Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Sekretaris Jenderal GBCI, Iparman Oesman, didampingi perwakilan PT Sertifikasi Bangunan Hijau sebagai lembaga sertifikasi independen, kepada pihak manajemen gedung.

Strategi Mengurangi Tekanan Sumber Daya Alam

Sebagian besar aktivitas perkantoran dan bisnis di Indonesia saat ini masih berlangsung di bangunan yang telah lama beroperasi. Mengingat bangunan memiliki kontribusi signifikan terhadap konsumsi energi dan emisi karbon, pengelolaan bangunan eksisting menjadi kunci utama dalam upaya menurunkan emisi nasional serta mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam.

Pencapaian peringkat Gold pada UOB Plaza, yang telah beroperasi selama 19 tahun, membuktikan bahwa usia bangunan tidak membatasi perannya dalam upaya keberlanjutan. Bangunan lama terbukti tetap dapat beradaptasi dan dikelola secara ramah lingkungan melalui standar yang terukur.

Sekretaris Jenderal GBCI Iparman Oesman menekankan bahwa efisiensi operasional gedung berdampak langsung pada agenda iklim nasional.

“Bangunan eksisting memiliki peran penting dalam agenda iklim Indonesia. Cara bangunan dikelola akan mempengaruhi konsumsi energi, kualitas lingkungan dalam ruang, dan penggunaan sumber daya. Melalui GREENSHIP, GBCI terus mendorong pengelola gedung untuk melakukan perbaikan kinerja secara terukur dan berkelanjutan,” ujar Iparman.

Standar Penilaian Hijau yang Komprehensif

Melalui sistem sertifikasi GREENSHIP, pengelola gedung didorong untuk menilai dan meningkatkan kinerja aktual bangunan mereka secara berkala. Proses evaluasi ini mencakup berbagai aspek vital, mulai dari efisiensi penggunaan energi dan air, pengelolaan lingkungan, hingga pemenuhan standar kesehatan dan kenyamanan dalam ruang bagi para penghuninya.

Langkah transformasi ini dipandang sejalan dengan arah kebijakan pembangunan berkelanjutan nasional. 

Dengan mengoptimalkan kinerja gedung-gedung yang sudah ada, sektor properti turut berkontribusi nyata dalam memenuhi komitmen Indonesia menuju target *Net Zero Emission* pada tahun 2060.

Keberhasilan adaptasi pada gedung berumur hampir dua dekade ini memberikan pesan kuat bagi industri properti: bahwa keberlanjutan bukan hanya milik bangunan baru, melainkan sebuah keharusan bagi seluruh bangunan yang masih beroperasi demi masa depan lingkungan yang lebih baik. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik