Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR bangunan gedung memegang peranan krusial dalam mitigasi perubahan iklim di Indonesia. Menegaskan pentingnya transisi hijau pada bangunan yang sudah lama beroperasi, Green Building Council Indonesia (GBCI) secara resmi menyerahkan sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing Building v1.1 peringkat Gold kepada salah satu gedung perkantoran di kawasan pusat bisnis Jakarta.
Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi pengelolaan gedung yang lebih efisien, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Sekretaris Jenderal GBCI, Iparman Oesman, didampingi perwakilan PT Sertifikasi Bangunan Hijau sebagai lembaga sertifikasi independen, kepada pihak manajemen gedung.
Sebagian besar aktivitas perkantoran dan bisnis di Indonesia saat ini masih berlangsung di bangunan yang telah lama beroperasi. Mengingat bangunan memiliki kontribusi signifikan terhadap konsumsi energi dan emisi karbon, pengelolaan bangunan eksisting menjadi kunci utama dalam upaya menurunkan emisi nasional serta mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam.
Pencapaian peringkat Gold pada UOB Plaza, yang telah beroperasi selama 19 tahun, membuktikan bahwa usia bangunan tidak membatasi perannya dalam upaya keberlanjutan. Bangunan lama terbukti tetap dapat beradaptasi dan dikelola secara ramah lingkungan melalui standar yang terukur.
Sekretaris Jenderal GBCI Iparman Oesman menekankan bahwa efisiensi operasional gedung berdampak langsung pada agenda iklim nasional.
“Bangunan eksisting memiliki peran penting dalam agenda iklim Indonesia. Cara bangunan dikelola akan mempengaruhi konsumsi energi, kualitas lingkungan dalam ruang, dan penggunaan sumber daya. Melalui GREENSHIP, GBCI terus mendorong pengelola gedung untuk melakukan perbaikan kinerja secara terukur dan berkelanjutan,” ujar Iparman.
Standar Penilaian Hijau yang Komprehensif
Melalui sistem sertifikasi GREENSHIP, pengelola gedung didorong untuk menilai dan meningkatkan kinerja aktual bangunan mereka secara berkala. Proses evaluasi ini mencakup berbagai aspek vital, mulai dari efisiensi penggunaan energi dan air, pengelolaan lingkungan, hingga pemenuhan standar kesehatan dan kenyamanan dalam ruang bagi para penghuninya.
Langkah transformasi ini dipandang sejalan dengan arah kebijakan pembangunan berkelanjutan nasional.
Dengan mengoptimalkan kinerja gedung-gedung yang sudah ada, sektor properti turut berkontribusi nyata dalam memenuhi komitmen Indonesia menuju target *Net Zero Emission* pada tahun 2060.
Keberhasilan adaptasi pada gedung berumur hampir dua dekade ini memberikan pesan kuat bagi industri properti: bahwa keberlanjutan bukan hanya milik bangunan baru, melainkan sebuah keharusan bagi seluruh bangunan yang masih beroperasi demi masa depan lingkungan yang lebih baik. (Z-1)
Bangunan berperan besar dalam isu perubahan iklim, dengan kontribusi hampir 40% terhadap emisi karbon global.
PU Bangun secara aklamasi menetapkan Suko Widigdo sebagai Ketua Umum PU Bangun periode 2025-2028 menggantikan Mursyid.
Petugas mendapatkan informasi kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 02.13 WIB dan langsung mengirimkan personel ke lokasi kejadian.
Pemerintah juga akan melakukan audit keuangan pesantren calon penerima bantuan. Menurut Muhaimin, dana segar tidak akan diberikan kepada pesantren yang mampu merenovasi gedung.
Sektor bangunan di Indonesia, saat ini, menyumbang 33% emisi gas rumah kaca, dengan penggunaan pendingin sebagai salah satu penyumbang terbesar.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Indonesia memiliki peluang besar menjadi pemimpin pasar karbon global berkat hutan tropis terluas ketiga di dunia.
PT Pertamina Gas (Pertagas), yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina, berhasil meraih Gold Rank dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (Assrat) 2025.
Mengusung tema "Decarbonizing for Our Sustainable Tomorrow", simposium ini menjadi wadah kolaboratif untuk mendorong pertumbuhan hijau, dekarbonisasi, dan ekonomi sirkular.
Kita harus jujur mengakui, selama lima dekade perjalanan Indonesia dalam isu nuklir, selalu tersandung pada simpul yang sama: komitmen yang mudah diucapkan, tapi rapuh ketika diuji.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved