Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), anak perusahaan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. (BNI), secara konsisten melakukan inisiatif tingkatkan literasi dan inklusi pasar modal masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diselenggarakan di IPB University pada Jumat (9/6) lalu.
Diikuti lebih dari 100 peserta, program CSR ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan serta keterampilan yang diperlukan individu dari berbagai latar belakang agar siap berpartisipasi dalam pasar modal.
BNI Sekuritas kembali bekerja sama dengan Karya Salemba Empat (KSE) untuk kedua kalinya dan tahun ini. BNI Sekuritas juga mengajak UBS Sekuritas Indonesia (UBSSI).
Baca juga: BNI Ikut Gencarkan Literasi keuangan di Java Jazz Festival 2023 Lewat Produk Anak Perusahaan
Rangkaian acara terdiri dari edukasi dasar berinvestasi di pasar modal, career coaching & business coaching, ‘Investment Games’ yaitu simulasi analisis investasi dan berkarir di pasar modal, kegiatan workshop ramah lingkungan dan berkelanjutan membuat lampu aroma terapi Precision Approach Path Indicator (PAPI) serta pembuatan nugget pakcoy.
Selain itu, juga terdapat aktivitas Bank Tour bersama 20 orang siswa dari Rumah Sahabat (RUSA), sebuah lembaga yang memberikan pendidikan dan perlindungan bagi anak-anak yang membutuhkan.
Baca juga: Lawan Investasi Bodong dengan Platform Digital Literasi Keuangan
Melalui kegiatan ini, BNI Sekuritas bersinergi dengan BNI Dramaga memperkenalkan produk-produk perbankan dan mengajarkan mereka cara mengelola keuangan dengan bijak sejak dini.
Kolaborasi ini merupakan sinergi tidak hanya antar Grup BNI, tetapi juga merupakan bentuk sinergi antara industri perbankan dan industri pasar modal.
Agung Prabowo, Direktur Utama BNI Sekuritas mengatakan, “BNI Sekuritas sebagai salah satu pelaku industri sadar bahwa sebelum masyarakat bisa terjun menjadi nasabah, perlu adanya pemahaman mendalam tentang konsep dasar, instrumen investasi hingga mekanisme di pasar modal."
"Kami juga merasa senang dan berterima kasih kepada beberapa pihak yang telah mendukung diantaranya IPB, UBS Sekuritas Indonesia dan KSE," kata Agung dalam keterangan pers, Senin (12/6).
Baca juga: Financial Literacy for YOUth Festival Tingkatkan Literasi Generasi Muda
"Kami yakin dengan bersinergi, upaya dalam meningkatkan literasi dan inklusi finansial terutama pasar modal dapat berjalan maksimal.” jelasnya.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah Investor pasar modal Capai 10,48 Juta per Januari 2023 dengan dominasi investor muda dengan usia kurang dari 30 tahun yang terus meningkat dengan proporsi mencapai 58,55% dengan nilai aset yang dikuasai Rp52,36 triliun.
Diikuti oleh investor usia 31-40 tahun dengan proporsi 22,56%. Total aset di kelompok usia ini tercatat Rp105,22 triliun.
Hal tersebut yang melatarbelakangi alasan BNI Sekuritas gencar mendukung literasi & inklusi pasar modal kepada mahasiswa di berbagai Universitas diantaranya IPB.
Program CSR ini adalah fase kedua dari rangkaian CSR BNI Sekuritas bertema “We Move, We Care, We Share” yang melibatkan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG).
Baca juga: BCA Bandung Dago Rangkul Pelajar, Tingkatkan Literasi Keuangan
Sebelumnya, di akhir tahun 2022, BNI Sekuritas bersama KSE melakukan literasi terkait edukasi industri pasar modal dan workshop pengolahan limbah (plastik dan kertas) serta pemberian beasiswa sebesar Rp 350 juta bagi mahasiswa dari berbagai Universitas melalui KSE.
“Melalui kegiatan baru seperti Investment Games bersama UBSSI dan coaching career oleh BNI Sekuritas di IPB, kami berharap program ini dapat memfasilitasi ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap berinvestasi yang semakin tinggi," kata Agung.
"Sehingga masyarakat dapat bertransaksi di pasar modal dengan cara tepat dalam mencapai kemerdekaan finansial yang diinginkan serta menciptakan industri pasar modal sehat dengan investor yang berkualitas,” tutup Agung.
Kedepannya, BNI Sekuritas akan mengadakan kegiatan lanjutan CSR “We Move, We Care, We Share” di luar kota JABODETABEK dengan berbagai konsep edukasi literasi dan inklusi lainnya. (RO/S-4)
IPB University berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan daerah.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
ASOSIASI Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami) DKI Jakarta menggelar pelatihan intensif mengenai penanganan binatang pengganggu bagi para tenaga pengendali hama permukiman.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Ancaman serius ini datang dari wereng batang cokelat (WBC) dan penyakit virus kerdil padi. Keduanya merupakan momok bagi petani yang dapat memicu kegagalan panen secara masif.
Masalah kejiwaan di Indonesia tidak berdiri sendiri, melainkan dipicu oleh dinamika sosial yang kompleks.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved