Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DALAM beberapa waktu terakhir, banyak masyarakat Indonesia yang tertipu dengan investasi bodong. Penipuan itu tidak lepas dari literasi keuangan masyarakat Indonesia yang masih lemah.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia hanya sebesar 49,68%.
Meski naik dari tahun 2019 yang hanya 38,03%, data tersebut menandakan bahwa masih ada sebagian dari masyarakat Indonesia, yang belum memiliki pemahaman yang memadai tentang konsep dasar keuangan.
Baca juga : Bibit.id Bekali Edukasi Finansial Para Atlet Peraih Medali SEA Games 2023
Untuk mengatasi penipuan berbasis investasi itu, platform digital literasi keuangan dan pasar modal, Tumbuh Makna dihadirkan.
“Kehadiran Tumbuh Makna adalah upaya untuk membantu individu atau masyarakat dalam mempelajari konsep dasar, strategi, analisis, dan melihat perbedaan produk investasi yang ada saat ini. Sesuai dengan namanya, Tumbuh artinya bertambah besar atau sempurna. Kemudian Makna, yang berarti sesuatu hal pasti memiliki maksud yang baik dan mengandung sesuatu,” ujar Founder Tumbuh Makna Muliadi San, di Satrio Tower, Jakarta Selatan, Rabu (31/05).
Muliadi memaparkan bahwa Tumbuh Makna, nantinya akan menghadirkan informasi dan juga edukasi mengenai keterampilan mengelola keuangan, penganggaran, dan bahkan kemampuan investasi.
Baca juga : Investasi Bodong Kian Marak, Bibit Ajak Masyarakat Jadi Investor Bijak
Menambahkan hal tersebut, Muliadi juga menganggap bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi keuangan masih rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, menurutnya, suatu platform literasi keuangan yang mudah diakses dan juga memiliki konten yang menarik, menjadi jawaban.
“Oleh karena itu, dukungan pemahaman literasi investasi dan keuangan yang baik sangat penting untuk mengatasi masalah-masalah tersebut dan membantu individu mencapai kesejahteraan finansial yang lebih baik,” sambung Co-Founder Tumbuh Makna Benny Sufami. (Z-3)
Baca juga : Volume Transaksi Naik 60%, Platform Investasi Reku Siapkan Inovasi Baru
DIREKTUR Center Of Budget (CBA) Uchok Sky Khadafi meminta pengadilan untuk memiskinkan pihak yang dianggap bertanggung jawab dalam kasus investasi bodong
Kesenjangan antara tingginya penggunaan layanan keuangan digital dan rendahnya pemahaman produk keuangan di kalangan anak muda Indonesia masih menjadi perhatian
Terungkapnya kasus itu berawal dari ratusan orang yang melakukan penggerebekan di rumah tersangka bernama, Ayu Rahayu, 33, di Citapen Sukatani, Purwakarta.
PERWAKILAN korban investasi koin kripto bodong EDCCash mendatangi Komisi III DPR, Senin (17/3). Mereka meminta bantuan agar kasus tersebut dapat diselesaikan
Pada 2021 lalu, Bareskrim Polri menangkap enam tersangka terkait dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, dan pencucian uang menggunakan aplikasi kripto EDCCash
Perlu adanya langkah cepat dan pemblokiran situs-aplikasi ilegal dengan koordinasi sesama kementerian dan lembaga.
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) kembali menggelar ajang penghargaan tahunan Top Agent Award (TAA) 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada tenaga pemasar berprestasi.
KONSISTENSI bank bjb dalam mendukung literasi keuangan generasi muda, terutama di kalangan pelajar, kembali berbuah manis.
Aplikasi investasi digital, Bibit.id, menyabet penghargaan PR Practitioners of the Year 2025 dalam ajang Indonesia PR of the Year 2025 Award.
Dari hasil studi terungkap sebanyak 93% responden memilih keamanan dan stabilitas keuangan sebagai prioritas hidup.
Bank Woori Saudara melalui KCP Kebayoran Baru menggelar sosialisasi literasi dan inklusi keuangan bagi 254 pegawai Badan Sarana Pertahanan Kemhan RI.
Inklusi dan literasi keuangan akan membuat masyarakat mampu membuat keputusan keuangan yang lebih baik sehingga tercipta pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved