Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMUNCULAN bank-bank digital di Indonesia mendapat sorotan dari dosen Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika (SSMI) IPB University Heru Sukoco. Ia menilai tren ini merupakan bagian dari transformasi digital di sektor ekonomi yang juga terjadi secara global.
"Bank digital hadir untuk meningkatkan inklusi keuangan, terutama dengan dukungan uang digital. Namun, keamanannya sangat bergantung pada teknologi siber yang diterapkan," ujar Heru, dikutip Rabu (2/7).
Sebagai akademisi, ia menekankan perlunya pengawasan ketat dari pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia juga mendorong adanya standardisasi keamanan siber bagi seluruh bank digital di Indonesia.
Lebih lanjut, Heru menyarankan agar edukasi kepada masyarakat tentang literasi digital dan keamanan informasi dilakukan secara masif.
"Masyarakat perlu memahami risiko serta praktik aman dalam menggunakan layanan digital," katanya.
Ia menambahkan, lembaga keuangan sebaiknya mulai berinvestasi dalam teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan blockchain untuk mendeteksi potensi fraud (resiko penipuan) secara lebih akurat dan efisien.
Menurutnya, penting juga mengembangkan kerangka audit siber secara berkala serta mendorong transparansi terhadap insiden keamanan.
"Kolaborasi antara kampus, industri, dan regulator dibutuhkan untuk pengembangan keamanan perbankan digital ke depan," tuturnya.
Meski banyak bank digital telah mendapat izin dari OJK dan bekerja sama dengan lembaga keuangan besar, Heru mengingatkan bahwa bank digital tetap rentan terhadap serangan siber seperti data breach (kebocoran data) dan phishing.
Ia menegaskan, tidak ada jaminan 100% terhadap keamanan data di dunia maya. Karena itu, ia mendorong masyarakat untuk lebih berhati-hati, memastikan legalitas bank digital yang digunakan, serta memeriksa apakah bank tersebut telah menerapkan sistem keamanan seperti enkripsi end-to-end, otentikasi multifaktor, dan deteksi anomali berbasis AI.
Risiko lain yang perlu diwaspadai, kata Heru, meliputi kebocoran data pribadi dan finansial, akses ilegal ke rekening, penipuan digital melalui rekayasa sosial, hingga risiko likuiditas pada bank digital baru yang belum memiliki kekuatan permodalan yang cukup.
Sebagai bentuk mitigasi risiko, Heru merekomendasikan masyarakat untuk memilih bank digital yang juga memiliki bentuk fisik konvensional.
"Saya lebih menyarankan bank digital yang punya organisasi dan aset fisik yang nyata, serta memiliki izin resmi dari OJK dan Bank Indonesia," tutupnya. (Z-1)
Operator seluler tidak hanya bertarung melawan ancaman siber konvensional, tetapi juga mulai menghadapi risiko operasional baru akibat adopsi teknologi mutakhir.
China Mobile International (CMI) Indonesia menyelenggarakan forum TechConnect+ 2025 yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.
Ancaman kejahatan digital di Indonesia diperkirakan akan meningkat signifikan sepanjang 2025. Keamanan siber nasional membutuhkan perhatian serius.
Kemitraan ini bertujuan menyediakan solusi keamanan siber yang menyeluruh, terukur, dan terjangkau bagi perusahaan menengah hingga besar.
Habibi memenangkan kompetisi World Invention Competition and Exhibition 2025 berkat inovasinya di bidang keamanan siber dan kriptografi kuantum
Cortex AgentiX menghadirkan revolusi otomasi keamanan siber untuk menghadapi ancaman dari penyerang dengan bantuan AI
Isu yang kerap beredar di masyarakat tersebut berkaitan dengan infeksi parasit Toxoplasma gondii, bukan karena kucing itu sendiri.
Musim kemarau basah pada 2025 menjadi penghambat serius bagi siklus hidup pohon rambutan yang membutuhkan perlakuan alam tertentu untuk berbunga.
Gejolak harga bahan baku pakan kerap menjadi tantangan utama bagi keberlangsungan usaha peternakan di Indonesia.
Daging buah manggis mengandung pektin dan polifenol, sedangkan kulitnya mengandung xanthon, tanin, flavonoid, dan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan alami.
Hilangnya jutaan hektare hutan akibat pembalakan liar telah merusak fungsi hidrologi daerah aliran sungai (DAS).
Inovasi rompi antipeluru berbahan serat sawit hasil riset tim IPB University resmi dinyatakan lolos uji balistik militer dan tersertifikasi oleh Dislitbang TNI AD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved