Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) membenarkan melakukan pembinaan atau menegur PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), atas transaksi jual beli surat berharga (obligasi) dengan kode SMAR03BCN2, Obligasi Berkelanjutan III Smart Tahap II Tahun 2021 Seri B yang diterbitkan oleh PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk atau PT Smart Tbk (IDX: SMAR). Saat ini OJK menunggu respons dari PT SMI atas pelaksanaan sejumlah rekomendasi pembinaan OJK.
Berdasarkan hasil pengawasan OJK terdapat transaksi jual beli surat berharga/obligasi yang diperdagangkan di pasar modal, yang diindikasikan dijual di bawah harga pasar, dan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undang yang berlaku.
"Transaksi tersebut sedang dalam proses pendalaman oleh pengawas OJK baik di industri keuangan non bank (IKNB) dan pengawasan pasar modal," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK bulan Mei 2023, Selasa (6/6).
Baca juga: PT SMI Diduga Jual Obligasi di Bawah Harga Pasar
Ogi mengatakan OJK juga sudah mengundang direksi untuk menyampaikan penjelasan transaksi tersebut. Dari penjelasan dan diskusi dari PT SMI, terdapat beberapa hal perlu mendapat perhatian dan perbaikan dari PT SMI.
"Oleh karena itu kami meminta PT SMI melakukan evaluasi perbaikan atas kebijakan, khususnya kebijakan warehousing pada jual beli saham berharga, dan penyusunan serta penyempurnaan pedoman internal di PT SMI untuk menghindari permasalahan serupa terjadi di kemudian hari," kata Ogi.
Baca juga: OJK Masih Yakin Kredit Perbankan Bisa Tumbuh di Kisaran 10%
PT SMI, kata Ogi, saat ini tengah dalam proses melakukan langkah perbaikan, untuk menindaklanjuti rekomendasi OJK. Beberapa rekomendasi yang tercantum di dalam surat teguran OJK ke PT SMI antara lain, pertama, agar PT SMI melakukan evaluasi secara menyeluruh dan komprehensif atas pelaksanaan kebijakan warehousing dalam rangka optimalisasi pendapatan.
Kedua, melakukan perbaikan pedoman internal mengenai ketentuan jual beli surat berharga terutama rincian detail keterbukaan informasi pada memo jual beli surat berharga.
Ketiga, menyusun pakta integritas yang memuat larangan bagi pejabat/pegawai PT SMI yang memiliki kewenangan jual beli surat berharga untuk tidak melakukan jual beli surat berharga secara pribadi.
Keempat, melakukan perbaikan protokol atas pelaksanaan kebijakan warehousing yang lebih detail dan mengikat, antara lain mencakup harga jual, harga beli serta return yang didapatkan.
Kelima, menyusun pedoman internal terkait dengan penentuan kriteria dan mekanisme penunjukan counterparty yang akan bekerja sama dalam jual beli surat berharga.
Keenam, menugaskan Divisi Audit Internal untuk melakukan investigasi mendalam terhadap Divisi Keuangan dan Hubungan Investor (treasury) PT SMI karena adanya isu transaksi yang tidak wajar serta dugaan adanya conflict of interest oleh pihak internal PT SMI dengan fokus sampling pada produk obligasi seri SMAR03BCN2 yang dilakukan PT SMI dari awal hingga terkini.
"Jadi kami menunggu respons dari PT SMI, rekomendasi yang disampaikan dan juga hasil pertemuan dengan direksi PT SMI," kata Ogi. (Try/Z-7)
PT Pollux Hotels Group Tbk memperkuat strategi kebutuhan dan struktur pendanaannya dengan menerbitkan Obligasi Terkait Keberlanjutan I Tahun 2025 senilai maksimal Rp500 miliar.
SMF menilai kebijakan Bank Indonesia yang menetapkan obligasi SMF sebagai underlying transaksi repo, akan membuka kembali minat investor t
SBN akan memperluas ekosistem aset digital yang terukur dan sesuai regulasi guna mendukung pertumbuhan sektor keuangan digital nasional.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons usulan Luhut Binsar Pandjaitan soal suntikan dana Rp50 triliun ke INA, dengan syarat dialokasikan ke sektor riil, bukan obligasi.
IHSG, nilai kapitalisasi pasar, dan juga rata nilai transaksi harian, membukukan rekor tertinggi atau all time high. Pasar modal domestik pada September 2025 mencatatkan kinerja yang positif.
Rencana penerbitan private placement Patriot Bond oleh Danantara Indonesia senilai Rp50 triliun menuai dukungan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat fungsi pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan dengan menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 38 Tahun 2025.
OJK menemukan delapan pelanggaran serius dalam pemeriksaan terhadap penyelenggara pindar Dana Syariah Indonesia (DSI).
Untuk mendukung ekosistem ini, ICEx menerima pendanaan kolektif sebesar Rp1 Triliun (US$70 juta) dari berbagai pemegang saham strategis.
Membengkaknya utang pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online (pinjol) hingga Rp94,85 triliun per November 2025, mencerminkan semakin terhimpitnya kondisi keuangan masyarakat.
Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi per November 2025 mencatatkan pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 17,98%, diikuti oleh kredit konsumsi tumbuh sebesar 6,67%
Sebelum terjadi penyerangan Amerika Serikat kepada Venezuela, risiko geopolitik pun sudah menyebabkan ketidakpastian yang tinggi pada proses pertumbuhan dan stabilitas ekonomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved