Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberi izin ekspor mineral mentah terbatas kepada lima perusahaan hingga Mei 2024 mendatang. Kelima perusahaan tersebut ialah PT Freeport Indonesia, PT Amman Mineral Industri, PT Sebuku Iron Lateritic Ores, PT Kapuas Prima Citra, dan PT Kobar Lamandau Mineral.
Padahal, sesuai amanat UU No 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, larangan ekspor mineral mentah diberlakukan tahun ini.
Alasan pemerintah, kelima perusahaan tersebut diberikan rekomendasi pemberian relaksasi ekspor terbatas setelah 10 Juni 2023, karena tercatat sudah membangun pabrik fasilitas pengolahan hasil tambang (smelter) dengan progres melebihi 50%.
Baca juga : Beri Relaksasi Ekspor Mineral Mentah ke Freeport, Ini Alasan Menteri ESDM
"Berdasarkan verifikasi dari verifikator independen sebanyak lima badan usaha telah memiliki kemajuan pembangunan fasilitas pemurnian konsentrat mineral logam di atas 50%," ungkap Arifin dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (24/5),
Pemberian relaksasi ekspor mineral mentah tersebut terbatas pada komoditas tembaga, besi, timbal dan seng serta lumpur anoda hasil pemurnian tembaga.
Untuk mendapatkan rekomendasi ekspor mineral mentah harus memenuhi syarat dengan mekanisme pengawasannya dilakukan oleh Kementerian ESDM berdasarkan kemajuan fisik pembangunan fasilitas pemurnian.
Baca juga : BKPM: Penetapan Bea Keluar Ekspor Mineral Logam untuk Genjot Hilirisasi
"Sebagai upaya untuk kelanjutan pembangunan fasilitas pemurnian, tengah diselesaikan rancangan permen ESDM tentang kelanjutan pembangunan fasilitas pemurnian," jelas Arifin.
Agar pembangian fasilitas pemurnian dapat diselsaikan dan tidak terjadi penurnan tenaga kerja maka diperlukan tambahan waktu ekspor kosnentra mineral logam sampai 31 Mei 2024 dengan tetap dikenakan denda.
Dalam data yang dipaparkan Menteri ESDM, penambahan waktu ekspor tetap dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundangan serta terhadap badan usaha tersebut dikenakan sanksi berupa penempatan jaminan kesungguhan 5% dari total penjualan pada periode 16 Oktober 2019 sampai dengan 11 Januari 2022 dalam bentuk rekening bersama (escrow account).
Baca juga : Pakar Sebut Larangan Ekspor Mineral Mentah Sudah Tepat
Apabila pada 10 Juni 2024 tidak mencapai 90% dari target maka kaminan kesungguhan disetorkan kepada kas negara berapa pengenaan denda administratif atas keterlambatan fasilitas permunian sebesar 20% dari nilai kumulatif penjualan ke luar negeri untuk setiap periode keterlambatan dengan mempertimbangkan dampak pandemi covid-19.
Penempatan denda diatur lewat Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor 89 Tahun 2033 paling lambat disetorkan pada 60 hari sejak kepmen tersebut berlaku. Denda administratif memperhitungkan kegiatan terdampak pandemi Covid-19 berdasarkan laporan berifikator independen. (Z-4)
Baca juga : Kebijakan Larangan Ekspor Bauksit Dipandang Langkah Tergesa-gesa
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
PT Pertamina Patra Niaga, turut berperan aktif mendukung pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di PT Borneo Alumina Indonesia.
BADAN Geologi Kementerian ESDM berhasil mengidentifikasi sebaran mineral tambang kritis yakni litium dan boron di Jawa yang cukup menjanjikan. Mayoritas berada di Jawa Tengah.
BAUKSIT adalah salah satu mineral bebatuan yang semakin mendapatkan perhatian karena ternyata memiliki peran yang sangat vital dalam berbagai aspek kehidupan manusia.
Ingin seperti Jepang, Prabowo akan larang bahan ekspor mentah
UNTUK memperbanyak aktivitas ekonomi bernilai tambah tinggi menjadi salah satu target Presiden Joko Widodo, di tahun depan.
Pemerintah terus berupaya menggenjot penguatan industri hilir yang diyakini bisa memberikan nilai tambah ekonomi secara signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved