Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Kerajinan Nasional (Dekranas) merayakan HUT ke-43 dengan tema Wirausaha baru tercipta, perajin berjaya. Acara HUT digelar pada Jumat (12/5).
Dekranas adalah organisasi nirlaba yang menghimpun pecinta dan peminat seni untuk memayungi dan mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha tersebut dan berupaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya, yaitu kelompok UMKM.
Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian mengatakan Dekranas mendukung program pemerintah bekerja sama dengan 13 Kementerian/Lembaga untuk meningkatkan daya saing, memperbaiki manajemen usaha, membuat wirausaha baru, hingga membantu publikasi dan pendanaan UMKM.
Baca juga: Perajin Tas Kantong Lebaran Klaim Pesanan Meningkat 500%
“Berdasarkan data statistik, secara umum kerajinan nasional masih bisa dikatakan menjadi tuan rumah di negeri sendiri, terutama kerajinan yang dipakai sehari-hari seperti untuk kebutuhan rumah tangga,” terang Tri.
“Perajin diharapkan jadi lebih baik dan dapat bangkit kembali setelah masa pandemi covid-19, Dekranas menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan peran perajin sebagai komponen menaikkan perekonomian nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT Ke-43 Dekranas Endang Budi Karya menyampaikan bahwa puncak acara HUT Dekranas akan dilaksanakan di MEdan, Sumatra Utara pada Selasa (16/5).
Baca juga: Jelang Imlek, Perajin Lampion di Solo Kebanjiran Pesanan
Sebelumnya, dilaksanakan banyak kegiatan untuk UMKM seperti pembuatan NIB, seminar daring, pembuatan Entrepreneur Hub oleh Kementerian Perdagangan, hingga pendampingan UMKM oleh Kementerian Koperasi dan UKM.
“Latar belakang tema dan semangat yang diusung pada HUT Dekranas tahun ini sesuai dengan misi Dekranas yaitu menciptakan regenerasi perajin yang unggul untuk bisa menggali dan melestarikan warisan budaya bangsa.” jelas Endang. (Kemenkominfo/Dekranas/Z-6)
Panitia mencatat sebanyak 13.437 pengunjung dan pembeli (buyers) hadir dalam pameran yang diinisiasi oleh HIMKI bersama Dyandra Promosindo tersebut.
Setiap produk Kupiah Meukutop yang dihasilkan kini dilengkapi dengan sistem autentikasi digital menggunakan Google Sheet dan QR Code unik.
Komisi VII DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Perindustrian dan sejumlah asosiasi industri.
Ajang yang diklaim sebagai pameran kerajinan terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara ini menargetkan 75.000 pengunjung serta 100 pembeli potensial internasional.
CAS (Contractor Art Space), sebuah perusahaan arsitek, kontraktor dan interior dari Indonesia, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Suikoushya, workshop carpentry di Kyoto, Jepang.
IFEX 2025 kembali digelar pada 6-9 Maret 2025 di JIExpo, Kemayoran, untuk merayakan satu dekade kontribusi dalam memajukan industri mebel dan kerajinan Indonesia.
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved