Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
DATA perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tanggal 17 sampai dengan 18 April 2023 ditutup bervariasi dalam teritori positif. Peningkatan sebesar 9,52% terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa, yaitu menjadi Rp9,96 triliun dari Rp9,09 triliun pada pekan sebelumnya.
Nilai kapitalisasi pasar Bursa jelang libur Idul Fitri meningkat 1,14% menjadi Rp9.672,913 triliun dari Rp9.563,523 triliun pada penutupan sepekan yang lalu.
"Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan perdagangan yang singkat ini berada pada level 6.821,81 atau meningkat 0,05% dari posisi 6.818,57 pada pekan sebelumnya," kata Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono, Rabu (19/4).
Baca juga : IHSG Awal Pekan Masuk Zona Hijau
Sementara itu, perubahan sebesar 10,85% dialami oleh rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa, menjadi 1.075.980 dari 1.206.881 transaksi pada pekan lalu.
Rata-rata volume transaksi harian Bursa terkoreksi sebesar 21,27% menjadi 12,427 miliar saham dari 15,784 miliar saham pada pekan sebelumnya. "Investor asing sepanjang tahun 2023 investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp16,08 triliun," kata Aji.
Baca juga : Penyelenggara Bursa Karbon tak Mesti Bursa Efek, OJK Mesti Perjelas Aturan Main
Pada pekan yang singkat menjelang libur Idulfitri 1444 H, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan 3 (tiga) Perusahaan Tercatat ke-32, 33 dan 34 pada tahun 2023.
Pada Selasa (18/4), saham PT Era Digital Media Tbk (AWAN) tercatat pada Papan Pengembangan BEI. AWAN bergerak pada sektor Technology dengan subsektor Software & IT Services. Selain itu, AWAN bergerak pada industri dan subindustri Online Applications & Services.
Selanjutnya masih pada hari yang sama, PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) resmi mencatatkan saham dan warannya pada Papan Akselerasi BEI.
MENN bergerak pada sektor Technology dengan subsektor Technology Hardware & Equipment. MENN bergerak pada industri Electronic Equipment, Instruments & Components dan subindustri Electronic Equipment & Instruments.
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turut mencatatkan sahamnya pada Papan Pengembangan BEI di hari yang sama. MBMA bergerak pada sektor dan subsektor Basic Materials, industri Metals & Minerals dan subindustri Diversified Metals & Minerals. (Z-4)
OJK dan BEI mengajukan proposal penyesuaian kepada MSCI terkait transparansi free float saham. Aturan free float minimum 15 persen juga segera diterbitkan.
OJK dan BEI resmi menaikkan batas free float saham menjadi 15% mulai Februari 2026. Emiten yang gagal memenuhi aturan ini terancam exit policy dari bursa.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan melakukan pembelian kembali saham perseroan (shares buyback) yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
BEI menerapkan trading halt saat IHSG anjlok hingga 8%. Simak penjelasan penyebab, aturan, serta dampaknya bagi investor di Bursa Efek Indonesia.
BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt pada Kamis, 29 Januari 2026, menyusul penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%.
Data lengkap sejarah trading halt di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari krisis 2008, pandemi 2020, hingga insiden terbaru 2026. Simak tabel kronologis dan pemicunya.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Kenaikan harga ini terjadi di tengah sentimen positif sektor konsumsi protein, setelah MBG memproyeksikan peningkatan kebutuhan protein nasional.
PT Wasaida Putra Cakra tahun ini membangun dua rumah sakit baru, sehingga perusahaan itu sekarang mengelola empat rumah sakit yang berlokasi di Klaten, Bali, Cepu dan Jepara.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Public Expose Live pada 26-30 Agustus 2024. Sebanyak 44 perusahaan tercatat berpartisipasi dalam acara tersebut.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu diperkirakan bergerak menguat di tengah perilaku pasar yang wait and see terhadap data inflasi Amerika Serikat (AS).
Aksi korporasi ini akan melibatkan sebanyak 500 juta saham baru dengan kisaran harga penawaran awal antara Rp100 hingga Rp150 per lembar saham.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved