Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Nurul Ichwan, mendorong penguatan teknologi untuk menopang kemajuan investasi di Tanah Air.
Pemerintah menargetkan investasi Indonesia di 2023 sebesar Rp1.400 triliun, lebih tinggi dari target di tahun sebelumnya senilai Rp1.200 triliun. Nurul menyebut untuk menguatkan struktur ekonomi dan investasi dalam negeri, diperlukan penciptaan teknologi yang berkelanjutan.
"Kita jangan hanya bertahan dengan mental pedagang. Perlu menciptakan inovasi dalam teknologi dan kapasitas sumber daya manusia mumpuni untuk kemajuan investasi," kata Nurul saat melakukan audiensi dengan Media Indonesia di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, Senin (3/4).
Baca juga: Kementerian Investasi Tetapkan 21 Komoditas Prioritas Hilirisasi, Ini Daftarnya
Ia menerangkan, meski Indonesia kaya akan sumber daya alam seperti memiliki cadangan kandungan nikel terbesar di dunia dengan 21 juta ton, namun nyatanya Indonesia belum mampu menciptakan teknologi fasilitas pengolahan hasil tambang (smelter) nikel yang efisien, seperti yang ada di Tiongkok.
"Sementara kita tidak punya teknologi smelter nikel secara mandiri, kita bisa diatur dengan regulasi pasar mereka (Tiongkok)," jelasnya.
Baca juga: Pengusaha Optimistis Program Hilirisasi Dorong Capaian Target Investasi 2023
Nurul menilai penyakit kronis yang dialami Indonesia ialah tertinggal dalam penguasaan teknologi di industri manufaktur. Dengan bergantungnya pada barang impor, maka pembiayaan mahal untuk pembelian teknologi di suatu industri tak terhindarkan.
"Contoh di Uni Emirat Arab atau Arab Saudi, mereka gampang beli teknologi, karena punya uang. Sedangkan, di Indonesia sulit," sebutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pemimpin Redaksi Harian Media Indonesia Ade Alawi menyampaikan dukungan terhadap langkah pemerintah dalam menggenjot investasi serta penguatan terhadap kemajuan teknologi.
Hal ini terlihat dari kerja sama yang sudah dilakukan Media Indonesia dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam menyajikan artikel mengenai hasil inovasi teknologi lewat Rubrik Rekacipta ITB di halaman koran Media Indonesia.
"Kami memahami bahwa penting memberikan edukasi mengenai transfer dan penciptaan teknologi anak bangsa untuk mendukung keberlangsungan investasi dalam negeri," pungkasnya.
(Z-9)
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan pimpinan dari 12 perusahaan investasi terbesar dunia dalam upaya memperkuat kemitraan strategis, dalam pertemuan yang berlangsung di Washington DC.
Presiden Prabowo mengajak General Electric meningkatkan investasi alat kesehatan di Indonesia. Langkah ini seiring pembangunan 10 universitas STEM
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif saat berbicara di hadapan para pelaku usaha Amerika Serikat.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
GRUP Adani, perusahaan multinasional raksasa asal India, mengumumkan investasi sebesar US$100 miliar untuk mengembangkan pusat data AI skala yang didukung energi terbarukan pada 2035
Proyek Strategis Nasional (PSN) Wiraraja Green Renewable Energy melakukan penandatanganan kerja sama dengan beberapa perusahaan AS.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pihaknya akan mengkaji penyetopan ekspor timah. Ia menegaskan ekspor barang mentah harus digantikan dengan komoditas hasil industri hilirisasi
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII.
KEBIJAKAN hilirisasi di industri minerba masih memiliki beberapa hambatan.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) resmi memulai groundbreaking proyek hilirisasi fase I.
KRAS kini bergerak agresif sebagai tulang punggung yang mendukung sektor infrastruktur, manufaktur, serta pertumbuhan ekonomi nasional secara luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved