Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memiliki delapan sektor yang akan menjadi prioritas dalam hilirisasi investasi strategis Indonesia. Di targetkan investasi tersebut dapat mencapai US$545,3 miliar atau Rp8.207 triliun (asumsi kurs Rp15.051 per dolar AS).
Deputi Bidang Hilirisasi Investasi Strategis Kementerian Investasi/BKPM Heldy Satrya Putera mengatakan, delapan sektor prioritas tersebut terbagi menjadi 21 komoditas, di antaranya ialah mineral, batu bara, minyak, gas bumi, perkebunan, kelautan, perikanan, kehutanan.
"Kita sudah coba untuk membuat proyeksinya, berapa kira-kira nilai investasi yang bisa terealisasi dan kita hitung sampai 2040 mencapai US$545,3 miliar. Ini merupakan cara kita untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju di 2045," ujar Heldy dalam acara Executive Forum: "Mengakselerasi Hilirisasi Industri" di Jakarta, Kamis (30/3).
Baca juga : 10 Manfaat Bauksit bagi Kehidupan Manusia
Heldy mengungkapkan, pihaknya memiliki cara untuk mendorong hilirisasi ini. Terdapat 4 kriteria untuk menentukan produk yang akan ditargetkan dalam hilirisasi tersebut.
Ia menyebutkan, kriteria yang pertama adalah produk yang dapat memberikan nilai tambah besar dan kriteria yang kedua ialah produk yang komoditinya memiliki komoditi terbesar. "Seperti komoditas nikel, terdapat dua produk yang akan menjadi target kita yaitu stainless steel, Ini sudah pasti besar nilai tambahnya dan juga sudah berjalan industrinya. Kemudian target kita juga baterai. Sekarang kita sudah ada hilirisasinya walaupun smelter. Dan untuk kelanjutannya masih tahap konstruksi," ujarnya.
"Kemudian, selain nikel, kita juga akan kembangkan komoditas bauksit yang juga akan menjadi target utama kita, dengan produknya ialah solar panel. Lalu juga ada produk almunium dari komoditas bauksit tersebut. Dan itu nanti tentunya akan memberikan nilai tambah yang sangat besar," imbuhnya.
Baca juga : BKPM: Penetapan Bea Keluar Ekspor Mineral Logam untuk Genjot Hilirisasi
Kemudian yang ketiga, lanjut Heldy, pihaknya juga akan menjadikan kemajuan teknologi sebagai kriteria dalam menentukan produk yang akan menjadi target dalam hilirisasi tersebut.
"Kita juga ingin teknologi yang digunakan menjadi kriteria kita dalam menentukan produk yang bisa digunakan untuk masa yang panjang. Ini juga salah satu kriteria kita untuk menentukan produk kita," tuturnya.
Lalu Keempat, pihaknya juga akan menentukan produk berdasarkan global demand. Ia mengatakan, produk-produk tersebut jangan hanya terserap dalam negeri saja. Namun, ia berharap produk-produk tersebut dapat juga dibutuhkan di luar negeri, sehingga dapat meningkatkan ekspor Indonesia.
Baca juga : Harga Nikel Terus Anjlok, Smelter Nikel Bisa Tutup Beroperasi
"Ini yang akan kita dorong untuk akselerasi kita ke depannya. Pastinya akan kita pilih mana komoditas yang nilai tambahnya paling besar dan pasarnya juga besar itu yang akan kita prioritaskan. Tidak hanya masuk ke mineral dan batubara, kita juga akan masuk ke perkebunan, kelautan, perikanan, dan kehutanan. Inilah yang kita sedang lakukan untuk peta jalan hilirisasi kita," ujarnya. (Z-4)
MENTERI Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani menilai pelemahan rupiah masih dalam kisaran wajar yang dapat diterima oleh investor.
MENTERI Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun.
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyelenggarakan FGD investasi inklusif.
MENTERI Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani optimistis target realisasi investasi tahun ini bisa tercapai.
BKPM akan terus memberikan kepastian bagi para pelaku usaha swasta, baik dari Penanaman Modal Asing (PMA) atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di dalam negeri.
Wamen Investasi Todotua Pasaribu resmikan groundbreaking Proyek Green Hydrogen Pilot Plant Ulubelu di Lampung. Pilot plant berbasis panas bumi pertama di dunia.
Kenaikan kebutuhan paling signifikan tercatat pada komoditas telur ayam sebesar 7,50%, disusul daging sapi dan kerbau sebesar 3,57.
BPDP Kementerian Keuangan fokus melaksanakan program peremajaan perkebunan kakao dengan target 5.000 hektare secara nasional pada 2026.
Momentum AOE 2026 menjadi ajang forum bisnis yang mempertemukan calon pembeli (buyer) dan investor.
Penyumbang inflasi tertinggi adalah awang merah 0,04 persen, telur ayam 0,03 persen. Karena itu, Pemprov Jatim menggelar pasar murah untuk menurunkan harga telur dan bawang merah.
Upaya memperkuat sistem komoditas berkelanjutan di Indonesia terus dikembangkan melalui kolaborasi lintas lanskap yang melibatkan pemerintah, komunitas, dan sektor swasta.
Generasi muda sawit harus dibekali keterampilan teknis, manajerial, hingga digital sehingga mampu menghadapi tantangan industri 4.0 dan memperkuat daya saing global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved