Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong pelaku industri untuk melakukan ekspor komoditas produk perikanan. 5 komoditas produk perikanan yang ditargetkan pemerintah dapat mendunia yakni udang, lobster, kepiting, rumput laut dan tilapia.
Mendukung upaya tersebut, Aruna, platform agregator perikanan dan rantai pasok terintegrasi asli Indonesia, terus membantu pelaku usaha untuk bisa masuk pasar dunia. Tercatat, sudah 3 komoditas dari target pemerintah, yaitu kepiting, udang dan ikan, berhasil dibawa Aruna untuk mendunia.
“Produk Aruna sudah lama ada di market internasional, tentunya dengan fokus komoditi yang berbeda tiap negara. Contohnya Kepiting Aruna telah diakui kualitasnya oleh masyarakat Amerika dan kami selalu memenuhi demand mereka akan ini. Menyusul beberapa komoditas unggulan kami lainnya yang tak kalah digemari oleh masyarakat internasional juga,” ujar Utari Octavianty, CoFounder dan Chief Sustainability Aruna.
Baca juga : Eiger Awali Go Global Ditandai Hadirnya Gerai di Swiss
Saat ini, Aruna telah memiliki lebih dari 23 komoditas produk perikanan unggulan dengan kualitas internasional. Seluruh produk Aruna dapat dilihat di e-commerce Seafood by Aruna agar konsumen lokal maupun internasional dapat membeli produk unggulan Aruna.
Utari mengungkapkan, Aruna telah tumbuh bersama 40.000 nelayan dan 500 perempuan pesisir dalam menghasilkan produk perikanan yang telah memenuhi Global Standard Food Safety dengan penilaian tertinggi hingga layak untuk dipasarkan di market international.
Baca juga : Kementan dan Pemprov NTB Tingkatkan Akses Pasar Ekspor Kopi Dan Moringa Ke Eropa
"Dengan ini, Aruna semakin optimis membantu pemerintah melakukan hilirisasi produk perikanan di Indonesia agar mendunia," ujarnya. (RO/Z-5)
Industri galangan kapal nasional menyambut positif rencana pemerintah memberikan insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk hingga 0%.
Presiden Prabowo Subianto percepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, dengan progres tahap pertama 50%.
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Di tengah ketidakpastian pasar, berikut rekomendasi saham sektor energi dan emas yang menarik untuk dicermati hari ini. Peluang investasi di tengah volatilitas.
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Harga emas Antam diperkirakan akan kembali menguat pada perdagangan Selasa, 24 Februari 2026, setelah lonjakan Rp16.000 pada Senin. F
Komoditas ikan patin kini naik kelas, bukan sekadar ekspor, melainkan masuk ke rantai pasok pangan haji dan umrah dunia,
Peran negara tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik seperti jalan tol dan bandara, melainkan harus mendorong transformasi ekonomi produktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved